KabarJakarta.com — Deretan stan kuliner, fesyen, kriya, hingga produk kreatif memenuhi sepanjang Jalan Kemang Raya, Kelurahan Bangka, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, pada 7-8 November 2026. Sebanyak 140 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) ambil bagian dalam Kemang Fest 2026, sebuah festival yang tidak sekadar menjadi ajang promosi produk lokal, tetapi juga ruang pertemuan antara pelaku usaha dan masyarakat.
Di tengah ramainya pengunjung, Kemang Fest menawarkan kesempatan bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produk sekaligus memperluas pasar. Beragam produk yang ditampilkan mencerminkan potensi ekonomi kreatif yang tumbuh di tengah masyarakat.
Festival ini juga membawa misi yang lebih luas. Pemerintah Kota Jakarta Selatan ingin menjadikan kegiatan tersebut sebagai ruang kolaborasi antara pelaku usaha, Karang Taruna, lembaga kewilayahan, dan masyarakat. Dengan begitu, kegiatan ekonomi tidak hanya berorientasi pada transaksi jual beli, tetapi juga memperkuat kebersamaan dan kepedulian sosial.
Wali Kota Jakarta Selatan, Syafrin Liputo, mengungkapkan Kemang Fest menjadi wadah untuk mempertemukan berbagai produk unggulan lokal, mulai dari UMKM hingga industri ekonomi kreatif. Kegiatan tersebut membuka kesempatan bagi pelaku usaha untuk menunjukkan kemampuan dan kualitas produknya kepada masyarakat yang lebih luas.
"Kemang Fest menjadi ajang sinergi dan berkolaborasi seluruh pemangku kepentingan, pelaku usaha, Karang Taruna, dan masyarakat," tutur Syafrin, Minggu (8/11).
Ia berharap festival tersebut dapat menjadi ruang kebersamaan tanpa membedakan latar belakang sosial maupun ekonomi masyarakat.
Pemilihan Kemang sebagai lokasi penyelenggaraan juga memiliki pertimbangan tersendiri. Kawasan di Jakarta Selatan ini selama ini dikenal sebagai salah satu pusat aktivitas ekonomi kreatif. Kemang juga menjadi destinasi yang banyak dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara.
Karakter kawasan yang ramai dan memiliki aktivitas bisnis serta gaya hidup yang beragam dinilai memberikan peluang bagi produk lokal untuk menjangkau konsumen yang lebih luas. Syafrin berharap Kemang Fest dapat semakin memperkenalkan kawasan tersebut sekaligus membuka akses pemasaran bagi pelaku ekonomi lokal.
"Kemang sangat masif dikenal sebagai destinasi turis domestik dan mancanegara, serta pusat ekonomi kreatif. Melalui Kemang Fest, kita harapkan kawasan Kemang semakin dikenal luas," ujarnya.
Melibatkan 140 pelaku usaha
Ketua Kemang Fest 2026, Fahmi, menjelaskan penyelenggaraan tahun ini melibatkan 140 stan pelaku usaha. Produk yang ditawarkan cukup beragam, mulai dari makanan dan minuman, fesyen, kerajinan tangan, hingga berbagai produk industri kreatif lainnya.
Keberagaman tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Mereka tidak hanya datang untuk menikmati suasana festival, tetapi juga memiliki kesempatan mengenal dan membeli produk yang dihasilkan pelaku usaha lokal.
Bagi pedagang, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan merek, bertemu calon pelanggan, serta meningkatkan penjualan dalam waktu penyelenggaraan festival.
Fahmi mengapresiasi dukungan berbagai pihak sehingga Kemang Fest 2026 dapat berlangsung. Ia berharap kegiatan tersebut memberikan manfaat bagi pengunjung sekaligus keuntungan ekonomi bagi para peserta.
Lebih jauh, ia menginginkan Kemang Fest tidak berhenti sebagai kegiatan insidental. Festival ini diharapkan dapat masuk dalam agenda resmi tahunan pariwisata atau kebudayaan, baik di tingkat DKI Jakarta maupun Jakarta Selatan.
Mendorong perputaran ekonomi wilayah
Pemkot Jakarta Selatan sendiri berkomitmen mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui penyelenggaraan festival dan kegiatan ekonomi kreatif di berbagai kawasan. Syafrin menegaskan, kegiatan serupa akan terus dikembangkan setiap tahun dengan melibatkan Karang Taruna dan lembaga kewilayahan lainnya.
Pendekatan tersebut diharapkan dapat memperluas kesempatan usaha sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi hingga tingkat lingkungan. Dengan melibatkan masyarakat secara langsung, manfaat kegiatan tidak hanya dirasakan penyelenggara, tetapi juga pedagang dan warga sekitar.
Kemang Fest 2026 memperlihatkan bahwa festival kawasan dapat memiliki fungsi lebih dari sekadar hiburan. Pertemuan antara produk lokal, pelaku usaha, pengunjung, dan komunitas membuka peluang terbentuknya jaringan ekonomi sekaligus memperkuat interaksi sosial.
Dengan 140 stan yang berpartisipasi, Kemang Fest menjadi salah satu ruang bagi UMKM dan pelaku ekonomi kreatif untuk memperlihatkan potensi mereka. Keberlanjutan kegiatan ini nantinya menjadi bagian penting agar peluang promosi dan pertumbuhan usaha tidak berhenti setelah festival usai.