Kabar JakartaNews With Data

Erupsi Gunung Agung, Warga Bali Diimbau Waspada

Bencana Alam

  • Penulis : Hendra N. Arthur
  • Terbit : 03.07.2018 - 03:03
  • Sekitar : 2 pekan, 6 hari lalu
Erupsi Gunung Agung, Warga Bali Diimbau Waspada
Ilustrasi

KabarJakarta.com --- Laporan KESDM, Badan Geologi, PVMBG Pos Pengamatan Gunungapi Agung telah melaporkan terjadinya erupsi Gunung Agung, Bali pada tanggal 02 Juli 2018 pukul 21:04 Wita.

Laporan itu menyebutkan erupsi terjadi dengan tinggi kolom abu teramati ± 2.000 m di atas puncak (± 5.142 m di atas permukaan laut).

Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 24 mm dan durasi ± 7 menit 21 detik.

Erupsi terjadi secara Strombolian dengan suara dentuman. Lontaran lava pijar teramati keluar kawah mencapai jarak 2 km.

Pos Pengamatan Gunungapi Agung menyatakan status Gunung Agung berada pada Level III atau Siaga.

Untuk itu masyarakat di sekitar Gunung Agung dan pendaki/pengunjung/wisatawan agar tidak berada di sekitar lokasi itu.

Tidak melakukan pendakian dan tidak melakukan aktivitas apapun di zona Perkiraan Bahaya yang mencakup di seluruh area di dalam radius 4 km dari Kawah Puncak Gunung Agung.

Zona Perkiraan Bahaya sifatnya dinamis dan terus dievaluasi dan dapat diubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan data pengamatan Gunung Agung yang paling aktual atau terbaru.

Masyarakat yang bermukim dan beraktivitas di sekitar aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung juga diminta waspada.

Terkait potensi ancaman bahaya sekunder berupa aliran lahar hujan yang dapat terjadi terutama musim hujan dan jika material erupsi masih terpapar di area puncak.

Apalagi area landaan aliran lahar hujan bisa mengikuti aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung.