Kabar JakartaNews With Data

Penampakan Iklan Caleg di Launching Logo Sulsel

  • Penulis : Redaksi
  • Terbit : 29.12.2018 - 20:24
  • Sekitar : 3 pekan, 4 hari lalu
Penampakan Iklan Caleg di Launching Logo Sulsel
Iklan calon legislator Sulsel dari Partai Nasdem Andre Prasetya Tanta yang muncul di LED Video Tron saat konfrensi pers peluncuran New Brand Sulsel di Main Hall Utama Phinisi Point Mall di Makassar, Kamis (27/12). Foto (ist)

KabarJakarta.com, Makassar -- Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Sulawesi Selatan menyayangkan adanya iklan calon legislator Sulsel dari Partai Nasdem yang muncul di LED Video Tron saat konfrensi pers peluncuran New Brand Sulsel di Main Hall Utama Phinisi Point Mall di Makassar, Kamis (27/12) kemarin.

Direktur Promosi BPPD Sulsel, Ahmad Zulkarnain mengungkapkan gambar caleg dari partai Nasdem atas nama Andre Prasetya Tanta yang muncul pada layar itu jelas menodai proses berlangsungnya acara peluncuran logo itu.

"Gambar caleg nasdem itu jelas merusak prosesi peluncuran logo. Kemunculannya pun jelas disengaja karena gambar itu terpampang saat press konfrence event yang dihadiri Kadis Pariwisata Sulsel, Budayawan, praktisi design graphis dan stakeholder lainnya" kata dia saat dikonfirmasi di Makassar, Sabtu 29 Desember 2018.

Menurutnya sejumlah jurnalis sempat mempertanyakan adanya kemunculan iklan digital Caleg yang tidak lain berasal dari owner atau pemilik Mall Phinisi Point itu sendiri.

"Kemunculan gambar Caleg beserta logo parpol peserta Pemilu 2019 jelas melanggar aturan. Karena telah menampilkan citra diri hingga masuk ke masa kampanye," katanya

Sekedar diketahui Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), Komisi Pemilihan Umum (KPU), Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), dan Dewan Pers telah mengeluarkan kebijakan dilarang menampilkan citra diri meliputi logo partai politik (parpol) dan nomor urut partai di ranah publik termasuk media cetak maupun elektronik.

Hal ini diatur berdasarkan Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu yang mengatur definisi kampanye sebagai kegiatan peserta pemilu atau pihak lain yang ditunjuk oleh peserta pemilu untuk menyakinkan pemilih dengan menawarkan visi, misi, program dan/atau citra diri peserta pemilu. (*)