Kabar JakartaNews With Data

Air PDAM Bermasalah, Ternyata Ini Biangnya

Kejadian Makassar

  • Penulis : Hendra N. Arthur
  • Terbit : 04.02.2018 - 19:41
  • Sekitar : 2 pekan, 4 hari lalu
Air PDAM Bermasalah, Ternyata Ini Biangnya
Tampak tim Tehnik PDAM Kota Makassar memperbaiki kebocoran pipa di Jalan A.P. Pettarani Makassar, Sabtu, (3/2/2018). Akibat pengeboran dengan metode deteksi Georadar proyek Jalan Tol Layang tidak mampu mendeteksi pipa distribusi PDAM Kota Makassar. [Foto: Dok.KM]

KabarMakassar.com --- Pemenuhan kebutuhan air bersih di rumah-rumah warga di Kota Makassar bermasalah ternyata akibat proyek persiapan pekerjaan Jembatan atau Jalan Tol Layang sudah mulai melakukan penggalian di beberapa titik.

Direktur Tehnik PDAM Makassar, Kartia Bado meminta pelaksana proyek lebih berhati-hati dan terus berkoordinasi dengan pihak PDAM Makassar terkait titik galian yang akan dikerjakan.

Sebab, kata dia salah satu utility PDAM Makassar yang berlokasi didepan Masjid H.M. Asik di Jalan Pettarani mengalami kebocoran akibat terkena alat bor kegiatan penelitian tanah atau Sondir.

Sementara Pipa distribusi dengan diameter 350 mm di lokasi itu melayani kebutuhan warga di sekitar Jalan Raya Pendidikan, Kompleks Goro, Jalan Hertasning, Jalan Pengayoman, Jalan Boulevard, Jalan Abdul Daeng Sirua Timur dan Rappocini Barat terancam terganggu.

Direktur Teknik Kartia khawatir pengeboran pelaksanaan proyek yang akan masuk galian ke-6 ini bisa berdampak pada distribusi air bersih ke warga Kota Makassar.

Meskipun Tim Tehnik PDAM telah selesai memperbaiki kebocoran, Kartia berharap semoga kondisi ini tidak terjadi lagi.

"Kalau hal ini berulang tentu sangat merepotkan petugas teknik dan tentunya berimbas pada pelayanan ke warga," keluhnya 

Padahal, lanjutnya semua gambar jalur pipa sudah diberikan kepada pihak pemrakarsa proyek sebelum kegiatan pengeboran dilaksanakan.

Sebelumnya, pihak PDAM Kota Makassar memperoleh informasi di lapangan jika alat deteksi Georadar pekerja proyek sulit mendeteksi pipa saluran PDAM.

"Kami sudah memperkirakan pipa tidak terdeteksi, dan ternyata betul pada hari Sabtu, 3 Februari 2018. Tepat siang harinya ada laporan pipa PDAM yang membentang di median Jalan A.P. Pettarani bocor kena bor," ujarnya

Kartia menilai metode pekerjaan yang dilakukan pemrakarsa proyek kurang optimal sebab kinerja deteksi pipa dengan georadar tidak mampu membaca posisi saluran pipa PDAM.

"Kinerja deteksi pipa dengan metode Georadar yang diterapkan jelas kami pertanyakan," tutupnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pihak dari pemrakarsa proyek jembatan tol yang melakukan konfirmasi mengenai keluhan kebocoran pipa distribusi air bersih itu ke masyarakat. (*)