Langsung ke konten
Kesehatan

RSUD Pasar Minggu Perkuat Layanan Kanker, Pasien Kini Punya Akses Pengobatan Terpadu

Redaksi
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meresmikan Gedung Aura Oncology Center di RSUD Pasar Minggu, Jakarta Selatan, dalam rangka Hari Penglihatan Sedunia, Jumat (30/10). Foto: Pemprov DKI
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meresmikan Gedung Aura Oncology Center di RSUD Pasar Minggu, Jakarta Selatan, dalam rangka Hari Penglihatan Sedunia, Jumat (30/10). Foto: Pemprov DKI

KabarJakarta.com —  Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus memperkuat fasilitas dan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya penanganan penyakit kanker. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menghadirkan Gedung Aura Oncology Center di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasar Minggu, Jakarta Selatan, yang diharapkan mampu memperluas akses masyarakat terhadap layanan kanker secara terpadu.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan gedung tersebut pada Jumat (30/10), bertepatan dengan peringatan Hari Penglihatan Sedunia. Kehadiran fasilitas ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan kapasitas rumah sakit dalam memberikan pelayanan kesehatan yang lebih lengkap, aman, dan sesuai standar medis.

Pramono menjelaskan, penguatan layanan kanker di RSUD Pasar Minggu merupakan langkah strategis mengingat rumah sakit tersebut telah menjadi salah satu fasilitas kesehatan yang memiliki spesialisasi dalam penanganan penyakit kanker.

"Peresmian ini jadi langkah strategis untuk memperkuat pelayanan kanker di Jakarta. Rumah Sakit Pasar Minggu ini, memang salah satu spesialisasi yang utama, penanganan penyakit kanker," ujar Pramono.

Menurut dia, RSUD Pasar Minggu selama ini menjadi salah satu rumah sakit rujukan bagi pasien kanker, tidak hanya dari wilayah Jakarta, tetapi juga dari berbagai daerah lainnya. Posisi tersebut didukung oleh pengembangan layanan spesialis dan fasilitas penanganan kanker yang semakin lengkap.

Dengan diresmikannya Aura Oncology Center, rumah sakit ini diharapkan dapat memberikan pelayanan yang lebih terintegrasi. Pasien tidak hanya memperoleh pengobatan ketika penyakit sudah berkembang, tetapi juga dapat mengakses pemeriksaan untuk mendeteksi kanker sejak tahap awal.

Layanan yang tersedia mencakup deteksi dan diagnosis dini, radioterapi, kemoterapi, hingga pembedahan onkologi. Selain itu, terdapat pelayanan ginekologi onkologi untuk menangani kanker pada organ reproduksi perempuan, perawatan paliatif, rehabilitasi, hingga navigasi pasien kanker.

Rangkaian layanan tersebut memiliki peran penting dalam penanganan kanker. Deteksi dan diagnosis dini membantu mengetahui kondisi penyakit lebih cepat sehingga penanganan dapat direncanakan sesuai kebutuhan pasien. Sementara itu, radioterapi, kemoterapi, dan tindakan pembedahan merupakan pilihan pengobatan yang disesuaikan dengan jenis serta stadium kanker.

Di sisi lain, rehabilitasi membantu pasien memulihkan kemampuan fisik selama maupun setelah menjalani pengobatan. Adapun perawatan paliatif ditujukan untuk mengurangi rasa sakit dan meningkatkan kualitas hidup pasien, terutama mereka yang menghadapi kondisi penyakit berat.

Kehadiran layanan navigasi pasien kanker juga diharapkan mempermudah masyarakat menjalani proses pengobatan. Pasien kanker umumnya harus melewati sejumlah tahapan pemeriksaan, konsultasi, dan tindakan medis yang melibatkan berbagai dokter spesialis. Pelayanan yang terkoordinasi dapat membantu mengurangi hambatan dalam proses tersebut.

Pramono berharap keberadaan pusat layanan kanker ini bisa meringankan beban masyarakat, terutama pasien yang membutuhkan penanganan dalam jangka panjang.

"Mudah-mudahan, kehadiran oncology center di rumah sakit ini, bisa membantu, sekaligus meringankan beban para penderita kanker yang ada di Jakarta," paparnya.

Memperluas kapasitas pelayanan kesehatan Jakarta

Pengembangan Aura Oncology Center tidak berdiri sendiri. Pemprov DKI Jakarta juga terus meningkatkan kapasitas fasilitas kesehatan untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin beragam.

Saat ini, Jakarta memiliki 31 rumah sakit umum daerah, 44 puskesmas, dan 292 puskesmas pembantu. Jaringan fasilitas tersebut menjadi bagian dari sistem pelayanan kesehatan yang diharapkan mampu menjangkau masyarakat dari berbagai wilayah.

RSUD Pasar Minggu sendiri tidak hanya berfokus pada penanganan kanker. Rumah sakit ini juga menyediakan pelayanan untuk penyakit stroke, ginjal dan saluran kemih, jantung, pelayanan terpadu ibu dan anak, serta traumatologi.

Keberagaman layanan tersebut memperkuat posisi RSUD Pasar Minggu sebagai fasilitas kesehatan dengan sejumlah layanan spesialis. Masyarakat dapat memperoleh penanganan untuk berbagai penyakit dengan dukungan tenaga medis dan fasilitas yang dikembangkan sesuai kebutuhan pelayanan.

Di tingkat yang lebih luas, Pemprov DKI Jakarta juga tengah menyiapkan pembangunan rumah sakit bertaraf internasional dan nasional. Dua lokasi yang disiapkan adalah lahan eks Sumber Waras di Jakarta Barat dan kawasan Cakung, Jakarta Timur.

Pramono menjelaskan, pembangunan rumah sakit baru tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat posisi Jakarta sebagai pusat rujukan kesehatan.

"Kenapa kami lakukan ini? Karena memang apa pun yang berkaitan kesehatan, Jakarta selalu menjadi rujukan," ucapnya.

Mengurangi ketergantungan berobat ke luar negeri

Pengembangan fasilitas kesehatan di Jakarta juga berkaitan dengan kebutuhan masyarakat terhadap layanan medis berkualitas. Selama ini, sebagian masyarakat Indonesia memilih menjalani pemeriksaan maupun pengobatan ke luar negeri karena mempertimbangkan kelengkapan fasilitas, ketersediaan dokter spesialis, dan kualitas pelayanan.

Kondisi tersebut menjadi tantangan bagi pemerintah untuk memastikan fasilitas kesehatan dalam negeri mampu memberikan pelayanan yang kompetitif. Selain meningkatkan infrastruktur, penguatan sumber daya manusia, teknologi medis, dan tata kelola rumah sakit juga menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat.

Pramono berharap peningkatan kualitas rumah sakit di Jakarta akan membuat masyarakat tidak lagi harus pergi ke luar negeri untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.

"Saya berkeinginan, masyarakat di Jakarta kalau berobat, check up, ataupun dari luar Jakarta, tidak lagi ke luar. Itu karena fasilitas yang dimiliki Jakarta, sekarang ini, fasilitasnya sudah sangat-sangat baik," tegasnya.

Keberadaan Aura Oncology Center merupakan salah satu langkah untuk mewujudkan tujuan tersebut, khususnya dalam penanganan kanker. Namun, keberhasilan pengembangan layanan kesehatan tidak hanya ditentukan oleh keberadaan gedung dan peralatan medis.

Ketersediaan dokter spesialis, kecepatan diagnosis, keterjangkauan biaya, kesinambungan pengobatan, serta pemerataan akses bagi pasien tetap menjadi faktor penting. Dengan demikian, penguatan layanan kanker di RSUD Pasar Minggu diharapkan tidak sekadar menambah fasilitas kesehatan, tetapi juga menghadirkan pelayanan yang benar-benar dapat diakses dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua