KabarJakarta.com - Perusahaan pengangkutan bagasi terkemuka, Radical Storage telah menganalisis lebih dari 826.000 ulasan TropAdvisor dan menyusun daftar kota paling mengecewakan dan paling memuaskan wisatawan. Analisis ini diambil dari 100 kota yang jadi tujuan wisata terpopuler di dunia.
Mereka mencari tahu kota apa yang membuat wisatawan mengalami sindrom Paris, yaitu kondisi psikologis di mana wisatawan mendatangi tujuan yang mereka dambakan tapi dibuat kecewa ketika dihadapkan pada kenyataan tujuan liburan mereka tersebut.
Anda mungkin akan merasa kecewa jika destinasi atau kota tujuan yang disambangi ternyata tidak sesuai dengan ekspetasi.
Lalu, kota-kota atau tempat paling mana saja yang paling mengecewakan di dunia bagi parat turis?
Hal itu terungkap dari sebuah studi yang dilakukan baru-baru ini. dilansir dari Escape, 1 Desember 2022, Radical Storage telah mengurasi raturan ribu ulasan dengan memasukkan kota-kota yang paling banyak mendapatkan review atau ulasan negatif dari para turis.
Hasil studi tersebut menyebutkan Kota Orlando, Amerika Serikat sebagai kota yang paling banyak mendapatkan ulasan negatif. Dari 9.000 ulasan, ditemukan setidaknya satu banding lima ulasan negatif tentang Orlando.
Kota tersebut banyak di-mention sebagai kota paling mengecewakan, mengerikan, dan paling kasar di dunia.
Kota tersebut mendapatkan ulasan negatif sebanyak 19,52%. Yang cukup mengejutkan, ada dua kota di Indonesia yang masuk dalam daftar tersebut, bahkan berada di urutan atas.
Jakarta dan Denpasar
Kedua kota tersebut adalah Jakarta dan Denpasar, Bali. Jakarta berada di posisi kedua, sedangkan Denpasar berada di urutan keempat.
Berada di posisi kedua setelah Orlando, Jakarta mendapatkan satu ulasan negatif dari tujuh ulasan. Jakarta mendapatkan ulasan negatif sebanyak 13,49%. Sedangkan di posisi ketiga adalah Pattaya, Thailand dengan ulasan sebanyak 10,50%.
Di urutan keempat ditempati Denpasar, Bali, masuk daftar dengan 9,98% ulasan negatif.
Hasil survei ini tidak memasukkan kota di Eropa. Sedangkan hanya ada satu kota di Afrika yang masuk dalam daftar yaitu Johannesburg di Afrika Selatan.
Berikut 10 kota paling mengecewakan bagi turis menurut Radical Storage:
1. Orlando, Amerika Serikat (19,52%)
2. Jakarta, Indonesia (13,49%)
3. Pattaya, Thailand (10,50%)
4. Denpasar, Indonesia (9,98%)
5. Guilin, China (9,70%)
6. Johannesburg, Afrika Selatan (9,25%)
7. Da Nang, Vietnam (9,17%)
8. Ha Long, Vietnam (9,15%)
9. Shenzhen, China (9,05%)
10. Beijing, China (9,01%).
Tak hanya merilis daftar kota paling mengecewakan di dunia, Radical Storage juga membeberkan kota-kota yang melebihi ekspetasi bagi turis. Kota-kota tersebut mendapatkan banyak komentar positif dari turis.
Berikut daftar kota paling melebihi ekspetasi para turis:
1. Budapest, Hungaria (96,17%)
2. Brussels, Belgia (96,04%)
3. Zurich, Swiss (96,02%)
4. Dublin, Irlandia (95,90%)
5. Lima, Peru (95,87%)
6. Lisbon, Portugal (95,74%)
7. Mexico City, Meksiko (95,74%)
8. Nice, Prancis (95,63%)
9. Auckland, Selandia Baru (95,45%)
10. Sydney, Australia (95,44%)
Bali Tetap Destinasi Favorit
Meski terpilih sebagai salah satu kota paling mengecewakan, Bali tetap menjadi destinasi favorit banyak wisatawan mancanegara. Hal itu terlihat dari daftar tahunan World's Best Awards 2022, termasuk dalam kategori kota, dari Travel+Leisure telah secara resmi dirilis.
Mengutip situs webnya, Ubud, Bali bertengger di posisi ketiga dalam kategori Kota Terbaik di Dunia Tahun 2022.
Wilayah di bagian tengah Pulau Dewata itu mencatat skor 91,73%, hanya kalah dari San Miguel de Allende di Meksiko yang menempati peringkat kedua, dan Oaxaca, Meksiko. Masing-masing kota itu mencatat skor 91,77% dan 92,96%.
Dalam mendeklarasikan kota-kota terbaik di dunia, pembaca Travel+Leisure mempertimbangkan hotel, restoran berperingkat Michelin, kekayaan warisan budaya, atraksi utama dan, dalam beberapa hal lainnya.
Setiap tahun untuk survei World's Best Awards, Travel+Leisure telah meminta pembaca mempertimbangkan pengalaman perjalanan di seluruh dunia. Mereka diminta berbagi pendapat tentang kota, pulau, kapal pesiar, spa, maskapai penerbangan, dan banyak lagi.
Pembaca menilai kota berdasarkan pemandangan dan landmark, budaya, makanan, keramahan, wisata belanja, serta nilai keseluruhannya.