KabarJakarta.com - Wali Kota Jakarta Selatan Munjirin membenarkan ada 14 warga di Kecamatan Cilandak terkonfirmasi positif Covid-19 varian Omicron. Namun kini sudah dinyatakan negatif setelah menjalani isolasi.
“Sudah selesai isolais. Mereka menjalani isolasi mandiri,” kata Munjirin saat dikonfirmasi, Senin (24/1/2022).
Dia menyebutkan, 14 warga yang terpapar varian Omicron itu sebelumnya ditangani oleh Dinas Kesehatan DKI Jakarta.
“Penanganannya sudah sesuai, on the track. Sesuai SOP yang ada di Dinas Kesehatan DKI,” terangnya.
Pelaksana tugas (Plt) Camat Cilandak Djaharuddin mengatakan, delapan dari 14 orang yang terpapar varian Omicron merupakan warga yang berdomisili di luar Cilandak.
“Di Cilandak ada 14 kasus positif Omicron. Enam orang yang berdomisili di Cilandak, delapan lagi orang di luar, tapi ber-KTP Cilandak,” jelas Djaharuddin, Jumat (21/1/2022) pekan lalu.
Ia menerangkan, 14 warganya itu diketahui terpapar varian Omicron saat berpergian ke luar negeri. Namun, dia tidak merinci mengenai sebaran kasusnya.
“Saya belum ada datanya di kelurahan mana saja sebaran kasus varian Omicron. Tapi kasus Omicron di Cilandak usai mereka bepergian dari luar negeri semua,” ucap Djaharuddin.
Kecamatan Cilandak menjadi salah satu dari lima wilayah yang mendominasi kasus Covid-19 di Jakarta.
Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, empat kecamatan lainnya adalah Kebayoran Baru (Jakarta Selatan), Kalideres dan Kebon Jeruk (Jakarta Barat), dan Senen (Jakarta Pusat), dengan jumlah kasus berkisar pada angka 8-14 kasus.