KabarJakarta.com - Menko Bidang Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengungkapkan 3,2 persen pelajar dan mahasiswa di Indonesia mengonsumsi narkoba, psikotropika dan zak adiktif (NAPZA). Hal itu disebutkan Muhadjir berdasarkan data yang didapat dari Badan Narkotika Nasional (BNN).
“Selain itu, 32,0 persen anak usia sekolah dan remaja mengalami anemia. Sedangkan sebanyak 58,3 persen anak mengalami aktivitas kurang dan pola makan yang tidak sehat,” kata Muhadjir di acara peluncuran Peratuan Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Permenko PMK) Nomor 1 Tahun 2022 tentang Rencana Aksi Nasional Peningkatan Kesejahteraan Anak Usia Sekolah dan Remaha (RAN PIJAR) di Hotel The Ritz-Carlton, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (19/4/2022).
Lebih jauh lagi dipaparkannya, satu dari 10 anak usia 15-24 tahun di Indonesia memiliki gangguan mental emosional dan anak usia 7-12 tahun yang mengalami obesitas sebanyak 12 persen.
“Ini berdasarkan data dari Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas),” tuturnya.
Muhadjir menjelaskan, berbagai kompleksitas masalah anak usia sekolah dan remaja memerlukan penanganan yang komprehensif. Penanganan itu harus dilakukan oleh pemerintah maupun masyarakat.
“Berbagai kompleksitas masalah anak usia sekolah dan remaja tersebut memerlukan penanganan yang komprehensif dari pemerintah dan seluruh kekuatan lembaga swadaya masyarakat, kekuatan masyarakat madani dan semua pihak yang merasa ikut bertanggung jawab atas masa depan bangsa Indonesia ini,” ucap Muhadjir.
Muhadjir pun berharap semua lembaga saling bergandeng tangan bekerja menangani permasalahan yang dialami oleh anak usia sekolah dan remaja di Indonesia.
“Oleh sebab itu, kami berharap kepada seluruh pimpinan daerah dan juga kementerian terkait dan tentu saja lembaga-lembaga pendidikan, lembaga-lembaga layanan sosial yang berkaitan dengan remaja dan usia sekolah ini bisa betul-betul saling bergandeng tangan bekerja dengan penuh concern," ujarnnya.
“Penuh kesungguhan agar cita-cita untuk membawa remaja kita yang kelak pada akhirnya akan memimpin bangsa Indonesia ini akan betul-betul berhasil seperti yang kita harapkan bersama,” pungkasnya.