Langsung ke konten
News

3 Orang yang Beli Aset Tanah Keluarga Nirina Zubir Diperiksa Polisi

Redaksi Diperbarui
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1

KabarJakarta.com -- Penyidik Direkrorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya memeriksa tiga orang yang membeli aset keluarga artis Nirina Zubir yang sertifikatnya diubah oleh tersangka, Riri Khasmata, mantan asisten ibundanya Nirina. Pemeriksaan ini bagian dari penyelidikan polisi dalam mengusut kasus mafia tanah.

“Untuk pembeli sertifikat dari tersangka (Riri Khasmata) sudah dimintai keterangan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan, Sabtu (4/12/2021).

Dijelaskannya, saat ini penyidik juga sedang mengusut dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang dilakukan para tersangka.

“Sedang kita tracing aset dan permintaan data-data terkait perbankan tersangka. Itu biasanya memakan waktu cukup lama. Kita sudah ajukan pembekuan rekening tersangka,” terangka.

Ada enak sertifikat tanah dan bangunan senilai Rp17 miliar milik keluarga Nirina Zubir yang dibaliknamakan menjadi milik Riri Khasmata. Tiga di antaranya telah dijual dan dibaliknamakan menjadi milik orang lain atau pembeli. Sedangkan sisanya diagunkan ke bank oleh Riri.

Kuasa hukum keluarga Nirina Zubir, Ruven Jeffry mengatakan, rencananya Nirina akan kembali membuat laporan terkait dugaan penggelapan dua aset tersebut.

“Akan kami laporkan juga, tapi itu di Polres Bogor. Kami akan cari waktu yang tepat, mungkin dalam waktu dekat ini kami akan membuat laoran,” terangnya.

Sebelumnya, kasus ini sudah dilaporkan keluarga Nirina Zubir ke Polda Metro Jaya. Penyidik telah menetapkan dan menahan lima orang tersangka, yakni Riri Khasmita beserta suaminya, Erdianto, dan seorang notaris bernama Farida. Ketiganya resmi ditetapkan tersangka pada Rabu (17/11).

Sementara dua tersangka lainnya merupakan notaris Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) bernama Ina Rosiana dan Erwin Ridwan. Ditahan usai dijemput paksa oleh penyidik, Selasa (23/11) dinihari. Sedangkan, Erwin menyerahkan diri ke Mapolda Metro Jaya siang harinya.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua