KabarJakarta.com - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto kembali melontarkan sejumlah pujian terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi). Ini merupakan yang kesekiankalinya Menteri Pertahanan (Menhan) RI ini memuji ‘bosnya’ itu.
Menjelang Pemilu 2024, frekuensi pujuan yang diberikan Prabowo kepada Jokowi semakin sering. Apalagi Partai Gerindra telah menyatakan dukungannya kepada Prabowo di Pilpres 2024.
Berikut ini sejumlah pujian terbaru dari Prabowo kepada Jokowi:
1. “Boleh Juga Wong Solo Ini”
Prabowo Subianto mengaku dirinya terkejut ketika Presiden Jokowi dengan berani mengunjungi Ukraina yang beberapa waktu lalu tengah dihujani roket dan bom oleh Rusia. Menurut Prabowo, langkah Jokowi dengan mengunjungi Ukraina di tengah konflik merupakan tindakan berani.
“Saya kaget juga begitu mendengar beliau (Jokowi) ke Ukraina. Saya kaget, apalagi Ukraina sedang dihujani roket dan bom, tapi beliau berani. Padahal yang Kopassus saya, beliau bukan Kopassus. Boleh juga wong Solo ini, luar biasa,” ucap Prabowo saat memberikan sambutan dalam agenda “PKB Road To Election 2024” di Senayan, Jakarta, Minggu (30/10).
Menurut Prabowo, kunjungan Jokowi ke Ukraina tak lepas dari upayanya mendamaikan konflik antara Ukraina dan Rusia. Hal itu terbukti dengan kunjungan Jokowi ke Rusia setelah dari Ukraina.
Selain itu, Prabowo mengaku dirinya diperintahkan Presiden Jokowi untuk pergi ke sejumlah negara, seperti Amerika Serikat, Rusia, dan China dalam rangka menciptakan perdamaian dunia.
“Saya diperintahkan ke Moscow, ke Washinton, menanyakan apa yang Indonesia bisa bantu,” kata Prabowo.
Dari kunjungannya, Prabowo dapat menyimpulkan bahwa semua negara menginginkan agar perang Ukraina dan Rusia dihentikan. “Semua negara ingin untuk melerai jangan sampai terjadi perang besar. Kalau perang besar kita akan banyak menderita,” ucap Prabowo.
2. Mengaku Prestasi Jokowi
Prabowo Subianto mengatakan, tidak sedikit keberhasilan Presiden Jokowi selama memimpin Indonesia. Dia mengaku melihat secara langsung keberhasilan apa yang dicapai Indonesia karena kepemimpinan Presiden Jokowi.
“Dan saya menilai terkadang bangsa kita ini kurang menghormati prestasi pemimpin kita sendiri,” sindir Prabowo saat memberikan sambutan dalam agenda “PKB Road To Election 2024” di Senayan, Jakarta, Minggu (30/10).
Mantan Danjen Kopassus ini melanjutkan, sejumlah negara besar yang menghadapi inflasi menaruh hormat kepada Indonesia karena dapat mengelola ekonomi dengan baik.
“Saudara-saudara, Turki inflasinya 80%, saya kalau belanja di Turki, saya bawa kresek uang saking inflasinya sekian banyak,” kata Prabowo.
Ia juga menceritakan pengalamannya ketika melawat ke Washington DC, Ibu Kota Amerika Serikat (AS) dalam rangka kunjungan kerja beberapa waktu lalu. Ketika di Negeri Paman Sam itu, Prabowo mengaku heran lantaran di Ibu Kota negara terkaya di dunia itu tak sedikit tunawisma berkeliaran di pinggir-pinggir jalan.
“Di Ibu Kota Amerika ada yang homeless, mereka tidur di pinggir jalan pakai tenda. Di ibu kota negara terkaya di dunia loh,” tukasnya.
“Di Inggris, di Eropa, sekarang harga BBM, harga listrik naik 200%. Kita harus bersyukur pada Yang Maha Kuasa, tetapi kita juga harus mengakui prestasi pemimpin-pemimpin kita sekarang ini,” kata dia.
3. Sebut Jokowi Memikirkan Rakyat Kecil
Prabowo Subianto mengatakan, dalam memimpin penanganan pandemi COVID-19 di Indonesia, Presiden Jokowi tetap tenang dan memikirkan rakyat kecil di tengah situasi krisis.
“Kita harus memberikan penghargaan kepada presiden kita, Pak Joko Widodo. Beliau telah memimpin kriris ini dengan tenang, dengan sejuk memikirkan rakyat paling bawah. Itu saya saksikan di dalam kabinet,” kata Prabowo di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (29/10/2022).
Prabowo menuturkan, Badan Kesahatan Dunia (WHO) menekan pemerintah Indonesia untuk menerapkan lockdown demi mencegah penyebaran virus corona. Meski begitu, kata Prabowo, Jokowi tidak mau mengikuti permintaan WHO karena ia memikirkan nasib rakyat kecil yang bakal terdampak jika aktivitas masyarakat dilarang sepenuhnya.
“Masyarakat kita banyak yang berprofesi sebagai ojek online (ojol), menafkahi keluarganya dengan menjadi driver ojek online. Begitu juga dengan tukang sate, tukang bakso, pedagang kaki lima (PKL), hidupnya dari hari per hari. Bagaimana dengan pekerja-pekerja kita yang upahnya harian kalau menerapkan lockdown, bagaimana mereka makan,” kata Prabowo meniru ucapan Jokowi.
Prabowo menyebutkan, keputusan Presiden Jokowi saat itu membuahkan hasil, karena Indonesia dianggap sebagai salah satu negara yang sukses menangani pandemi COVID-19. Ketua Umum Partai Gerindra ini pun mengajak masyarakat untuk menghargai kerja keras Jokowi terlepas dari perbedaan pilihan politik di masa lalu.
“Marilah kita sebagai bangsa, sebagai umat Islam, berani untuk menghargai orang yang benar, menghargai kebaikan, menghargai prestasi apa pun kemungkinan kita punya perbedaan-perbedaan di masa lalu,” ujar Prabowo.