Langsung ke konten
News

3 Tersangka Kasus DNA Pro Bersembunyi di Negara Erdogan

Redaksi Diperbarui
Kabarjakarta.com
Kabarjakarta.com

KabarJakarta.com - Sejumlah tersangka kasus robot trading DNA Pro Academy belum berhasil tertangkap dan dimasukkan ke dalam daftar pencairan orang (DPO). Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipdeksus) Bareskrim Polri menyebut ada tiga DPO Pro yang kabur ke Turki.

Direktur Tipideksus Brigjen Pol Whisnu Hermawan mengatakan, saat ini pihaknya tengah berkoordinasi dengan Divisi Hubungan Internasional (Hubinter) Polri untuk memburu para tersangka DNA Pro tersebut. Selain itu, pihaknya juga mengajukan res notice.

“Sudah dimintakan red notice,” kata Whisnu, Minggu (17/4/2022).

Korban surati Presiden Recep Tayyip Erdogan

Sebelumnya, pihak korban menduga tersangka DNA Pro melarikan diri ke Turki. Korban pun mendatangi Kedutaan Besar (Kedubes) Turki di Jakarta untuk menyiurati dan meminta bantuan pemerintah negara tersebut.

“Kami mendatangi Kedubes Turki di Jakarta guna menyampaikan surat secara resmi tertuju kepada Presiden Recep Tayyip Erdogan, terkait keinginan para korban DNA Pro,” kata kuasa hukum korban DNA Pro, Zaenul Arifin, Kamis (14/4).

Zaenul mengatakan, para korban meminta pihak pemerintah Turki untuk membantu menangkap para petinggi DNA Pro. Serta mencari tau terkait aset para tersangka yang diduga telah melakukan pencucian uang.

"Meminta kepada pemerintah Republik Turki untuk dapat membantu para korban DNA Pro mencari dan menangkap DPO buronan Polri petinggi Manajemen DNA Pro, dan men-tracing asset para pelaku ini barangkali sudah dibelikan aset di Turki sebagai bentuk kegiatan pencucian uang hasil dari kejahatan," ujar Zaenul.

“Mengingat owner dan beberapa manajemen diduga sudah melarikan diri ke luar negeri dan diduga buronan tersebut ada di Turki, maka kami lakukan menempuh jalur politik dan diplomatik agar dana para korban dapat dikembalikan seutuhnya dan hukum dapat ditegakkan semestinya sehingga kasus serupa tidak terulang lagi di Indonesia,” pungkasnya.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua