KabarJakarta.com -- Di penghujung tahun 2021, Gubernur DKI Jakarta Selatan menyerahkan bantuan langsung tunai (BLT) kepada anak dan remaja yang kehilangan orang tua karena Covid-19. Bantuan ini disalurkan dalam bentuk program Kartu Peduli Anak dan Remaja Jakarta.
Totalnya ada 4.345 anak yang terdaftar sebagai penerima bantuan ini, setiap orang nantinya akan menerima Rp300.000 setiap bulannya.
Bantuan ini akan disalurkan melalui ATM Bank DKI yang dimiliki oleh setiap penerima manfaat.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berharap bantuan ini bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi anak dan remaja di ibu kota yang orang tua meninggal dunia akibat terpapar virus Covid-19.
“Harapannya mereka dapat menjalani kegiatan sehari-hari dengan lancar, termasuk dalam kegiatan belajar," ucap Anies Baswedan dalam keterangan tertulis yang diterima KabarJakarta.com, Jumat (31/12/2021).
Adapun kriteria penerima manfaat ini adalah anak usia di bawah 18 tahun dan remaja berusia 18-22 tahun pada 31 Desember 2021 ini.
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) ini menyebut, program bantuan ini akan terus dilaksanakan hingga 2022 mendatang.
“Program ini akan dilaksanakan berkelanjutan di tahun 2022, dengan dilakukan pemutakhiran data kembali sesuai kriteria dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku," ujar Anies.
Sebagai informasi, program Kartu Peduli Anak dan Remaja ini dibuat berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 107 Tahun 2021.
Aturan itu berisi tentang Pemberian Bantuan Sosial bagi Anak dan Remaja yang Orang Tua atau wali meninggal dunia karena terkonfirmasi Covid-19.