KabarJakarta.com -- Sebanyak empat warga DKI Jakarta disebut terpapar virus Covid-19 varian baru, Omicron. Wakil Gubernur DKI Ahmad Riza Patria menyatakan akan menindaklanjuti kebenaran informasi tersebut.
Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi Sri Enny Mainiarti melalui laman resmi Pemkab Bekasi, Selasa (7/12) menyebut empat warga yang terpapar varian Omicron adalah warga DKI Jakarta.
“Informasi itu akan kami teliti, akan kami cek. Dinas Kesehatan juga menindaklanjutinya. Nanti kami sampaikan hasilnya,” kata Riza Patria.
Ia mengimbau, semua infomasi seperti itu sebaiknya disampaikan pada pihaknya, agar dapat secepatnya diteruskan dan ditindaklanjuti oleh jajaran terkait, sehingga bisa direspon dengan baik.
Riza mengakui ada sejumlah informasi yang ia terima terkait hal itu. Kembali ditegaskannya, kebenaran informasi tersebut akan dicek.
Mengenai kewaspadaan Pemprov DKI mengantisipasi penyebaran varian Omicron, Riza mengimbau seluruh masyarakat harus berhati-hati, khususnya yang ada di Jakarta. Terlebih, Jakarta merupakan Ibu Kota Negara dan menjadi tempat transit.
“Sebentar lagi kita sudah memasuki akhir tahun 2021. Ada kebijakan dari pemerintah pusat terkait dengan pembatasan menjelang libur Natal dan tahun baru,” tuturnya.
Ia memastikan, Pemprov DKI akan merespon dan menyikapi secara bijaksana keputusan yang diambil oleh pemerintah pusat atau Satgas Nasional Covid-19, serta memastikan semua kebijakan itu bisa dilaksanakan dengan baik.
Riza pun mengingatkan, agar masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes), meskipun status PPKM Jakarta Level 2.
“Kami meminta masyarakat sekalipun diperbolehkan datang ke tempat keramaian, seperti mal, pasar, dan tempat wisata, tetapi waspada, hati-hati walau sudah divaksin tetap menerapkan prokes,” ujar Riza Patria.
Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi Sri Enny Mainiarti mengatakan, empat warga yang terpapar varian Omicron merupakan warga DKI Jakarta.
“Jadi 4 orang warga yang terpapar virus Omicron itu bukan warga Kabupaten Bekasi, melainkan warga DKI Jakarta,” kata Sri Enny.
Diberitahunya, empat orang tersebut sebelum dinyatakan positif Covid-19 melakukan perjalanan ke luar negeri.
Pernyataan Sri Enny itu ditanggapi oleh Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kementerian Kesehatan RI Siti Nadia Tarmizi. Kemenkes menyatakan informasi tersebut tidak benar.
“Tidak benar varian Omicron terdeteksi di Bekasi. Sampai saat ini varian Omicron belum terdeteksi di Indonesia,” tegas Siti Nadia.