KabarJakarta.com - Anak usia sekolah di Indonesia mengalami masalah gizi. Hal itu dipengaruhi oleh kebiasaan tidak sarapan pagi.
Menko Pemberdayaan Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy mengatakan hal ini perlu mendapat perhatian dari seluruh elemen bangsa.
"Jadi, 41 persen anak usia sekolah dan remaja Indonesia tidak pernah sarapan pagi," kata Muhadjir melalui siaran YouTube Kemenko PMK yang dikutip, Rabu (20/4/2022).
Dia merinci permasalahan kesehatan yang kerap terjadi pada anak usia sekolah di Indonesia, salah sautunya anemia.
"Anemia sebanyak 32 persen, aktivitas kurang dan pola makan tidak sehat sebesar 58,3 persen," papar Muhadjir.
Dia juga memaparkan permasalahan kesehatan bagi anak remaja usia 15 sampai dengan 24 tahun. Katanya, pada rentang usia tersebut, 1 dari 10 anak remaja mengalami gangguan mental.
"Ada pula yang mengalami obesitas sebanyak 12 persen," tuturnya.
Selain itu, 3,2 persen pelajar dan mahasiswa di Indonesia menggunakan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (NAPZA).
"Angka ini perlu kita tekan terus untuk pengembangan sumber daya manusia Tanah Air," pungkasnya.