KabarJakarta.com - Sebanyak delapan warga RT 08 dan RT 010 di lingkungan RW 02, Cipete Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan, terpapar virus yang diduga penularannya berasal dari tikut. Warga yang terpapar itu mengalami demam tinggi dan bercak merah di badan.
Ketua RT 08, MO Sofyan mengatakan, awal mulanya warga tersebut mengalami demam yang cukup tinggi. Berselang sehari kemudian di badannya muncul bercak-bercak berwarna merah.
“Kalau orang dulu bilangnya campak, terus badanya ngilu-ngilu. Umumnya seperti itu,” kata Sofyan, Rabu (1/6/2022).
Dia menyebutkan kedelapan warga yang mengalami gejala tersebut telah dibawa ke Puskesmas dan rumah sakit terdekat. Dan sudah diketahui oleh Suku Dinas (Sudin) Kesehatan Jakarta Selatan untuk ditelusuri penyebab dari penyakit tersebut.
Kata Sofyan, hingga saat ini pihak Puskesmas belum melaporkan penyebab penyakit tersebut, dan hanya memberitahu bahwa Sudin Kesehatan Jakarta Selatan hendak menengok warga yang sakit tersebut.
Selanjutnya, pihak Sudin Kesehatan Jaksel memberi solusi agar para warga menangkap tikus di rumahnya masing-masing menggunakan perangkap yang diberikan pada Senin (30/5).
“Kita dikasih alat itu (perangkap). Senin pagi kita dikasih kandang. Dikasih tahu caranya bagaimana cara menangkap tikus. Satu rumah dapat dua kandang,” tuturnya.
“Setiap RT disiapkan 50 kandang. Totalnya hampir 50 tikus berhasil ditangkap, masing-masing 25 tikus berhasil ditangkap di RT 08 dan 10,” ujar Sofyan menambahkan.
Hari berikutnya, Selasa (31/5), Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mendatangi rumah warga untuk mengambil sampel tikus yang berhasil ditangkap. Pengambilan sampel dilakukan dalam rangka mengetahui penyakit tersebut apakah benar virus tersebut berasal dari hewan yang kemudian menular ke manusia.
“Diambil sampel darah dan hati atau ginjal. Sebelumnya ada pembedahan tikus, juga dilakukan seperti swab dari mulut dan anus tikus,” ungkapnya.
Hasilnya seperti apa, Sofyan belum tahu. Kata dia, Dinkes Jaksel akan memberitahu ke Puskesmas di Cilandak, dan kemungkinan dilanjutkan dengan menginformasikan kepada RT dan RW.