Langsung ke konten
News

‘Hajatan’ Reuni 212 Dikhawatirkan Memicu Gelombang Ketiga Pandemi Covid-19

Redaksi Diperbarui
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1

KabarJakarta.com -- Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta kepada panitia Reuni 212 untuk mempertimbangkan kembali rencana menggelar acara pada 2 Desember 2021 mendatang. Dikhawatirkan akan memicu terjadinya gelombang ketiga Covid-19.

Karena saat ini, kata politisi Partai Gerindra ini, DKI Jakarta masih berstatus dalam pandemi Cvid-19 dan masih terus menekan kasus penyebaran Covid-19.

“Harapan saya seluruh kegiatan yang memicu terjadinya kerumunan mohon diperhatikan dan dipertimbangkan. Apalagi kegiatan (Reuni 212) tersebut melibatkan jumlah massa yang sangat besar,” kata Riza Patria di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Selasa (23/11/2021).

Sikap Pemprov DKI, kata Riza Patria, sudah tegas yaitu untuk sementara kawasan Monas tidak bisa digunakan untuk kegiatan masyarakat umum.

Namun, apabila peserta aksi akan menggunakan spot Patung Kuda Arjuna Wijaya, panitia disarankan untuk mengajukan perizinan ke Polda Metro Jaya.

“Silakan ajukan perizinan ke Polda Metro Jaya. Ada respon dan jawaban yang bijak dari Polda Metro Jaya,” ucapnya.

Mudah-mudahan tidak menimbulkan klaster baru, tidak ada gelombang ketiga Covid-19 di Jakarta,” ucap Riza Patria menambahkan.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua