Langsung ke konten
News

Ada Apa dengan Tanggal 28 Sampai 30 April? Bikin Seorang Jokowi Ketakutan

Redaksi Diperbarui
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1

KabarJakarta.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku dirinya berkali-kali menggelar rapat terbatas (ratas) untuk membahas persiapan mudik Lebaran 2022. Dia mengkhawatirkan bakal adanya kemacetan total jika tidak ada rekayasa lalu lintas.

"Saya ingatkan sudah tiga kali di dalam ratas kan untuk manajemen lalu lintas, manajemen traffic-nya betul-betul disiapkan. Karena yang saya takutkan di tanggal 28, 29, 30 itu akan macet total kalau tidak ada rekayasa lalu lintas," kata Jokowi seperti dikutip dalam tayangan video di akun YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (22/4/2022).

Jokowi mengungkapkan salah satu rekayasa lalu lintas yang sudah disiapkan pemerintah adalah pelarangan truk masuk jalan tol.

"Yang sudah disiapkan adalah pengaturan ganjil genap pengaturan untuk satu arah one way dan juga untuk sementara truk dikeluarkan dari jalan tol maupun jalan nasional yang akan dipakai (mudik Lebaran)," ujarnya.

Namun, tegas Jokowi, hal itu tidak menjaminan kemacetan akan terurai. Dia pun mengajak masyarakat untuk mudik lebih awal agar terhindar dari kemacetan.

"Oleh sebab itu, saya mengajak masyarakat untuk mudik yang memakai mobil pribadi lebih awal daripada nanti macet. Lebih baik mudiknya di awal, yang lewat darat dan pakai mobil pribadi karena angka 23 juta mobil, 17 juta sepeda motor bukan angka kecil," ucap Jokowi.

Jalur Udara Masih Longgar
Kata Jokowi, jumlah pemudik akan didominasi melalui jalur darat. Menurutnya, jalur udara sampai saat ini masih relatif longgar.

"Kalau kita lihat di angka pemudik, yang lewat udara saya kira masih ada ruang yang lebih longgar, kemudian yang lewat kereta api juga masih ada sedikit ruang yang masih longgar yang bisa dipakai oleh masyarakat," tuturnya.

"Yang berat memang adalah yang mudik lewat darat ada 23 juta mobil yang akan mudik, ada 17 juta sepeda motor yang akan mudik. Angka-angka ini bukan angka-angka yang kecil," pungkasnya.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua