Langsung ke konten
News

AHY Malas Nanggapin Sindiran Puan Soal Pemimpin Ganteng

Redaksi Diperbarui
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1

KabarJakarta.com - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menolak komentar soal sindiran Ketua DPP PDIP Puan Maharani soal pemimpin ganteng yang selalu tampil di medsos tapi tidak bisa bekerja. Dia merasa sindiran itu bukan ditujukan kepada dirinya.

“Wah! Saya enggak mau komentar yang begituan ah. Saya enggak merasa seperti itu,” kata AHY di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, Selasa (3/5/2022).

Sebelumnya, Ketua DPP PDIP Puan Maharani meminta warga untuk tidak memilih pemimpin yang ganteng, sering muncul di medsos, tapi tidak bisa kerja. Puan menyatakan itu di depan kader PDIP di Wonogiri, Jawa Tengah, Selasa (26/4) lalu.

Awalnya, Ketua DPR RI ini berbicara terkait kinerja pemimpin Indonesia yang baik untuk dipilih.

“Saya minta kembalilah ke jati diri akar Indonesia. Pilihlah orang yang betul-betul mencintai Indonesia. Dukung orang yang memang mau bergotong-royong membangun bangsa ini bersama-sama,” kata Puan.

Lalu, Puan memberikan alasannya kenapa dirinya menyampaikan kriteria tersebut. Putri sulung Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri itu menilai saat ini masyarakat lebih cenderung memilih pemimpin yang ganteng dan sering tampil di media sosial.

“Kenapa saya ngomong seperti ini? Kadang-kadang kita ini sekarang suka ‘yo wes lah dia saja asal ganteng, dia saja yang dipilih asal bukan perempuan, yo wes dia saja walau enggak iso opo-opo tapi yang penting dia itu sering tampil di sosmed, di TV itu nyenengin’, tapi kemudian enggak bisa kerja, enggak dekat dengan rakyat,” ucap Puan.

Tak hanya itu, Puan lalu mengingatkan agar kader PDIP di Wonogiri memilih pemimpin yang mau membantu rakyat hingga memperjuangkan kebutuhan masyarakat Wonogiri. Dengan begitu, dia meminta agar jangan asal memilih pemimpin yang hanya suka cari panggung.

“Jadi jangan kemudian kita itu asal pilih karena cuma kelihatan di panggung saja, panggung media, panggung TV, atau panggung sosmed. Kita harus mendukung  dan memilih orang yang betul-betul pernah memperjuangkan kita, pernah bersama-sama kita, pernah bergotong-royong bersama kita. Setuju atau nggak?” ujar Puan. Dan dijawab, setuju oleh para kader PDIP yang hadir.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua