KabarJakarta.com - Polda Metro Jaya mengatakan adanya upaya dari sindikat pengedar narkoba mengelabui petugas dengan menyamarkan sabu dengan kemasan cairan liquid vape. Hal itu terungkap dari penangkapan seorang pengedar berinisial AS (25).
Diduga, cairan liquid vape berbahan baku sabu tersebut akan digunakan saat pesta pergantian malam tahun baru 2023.
Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Mukti Juharsa menjelaskan, hasil pemeriksaan terhadap AS, pengedar narkoba yang ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta pada 27 November 2022, sabu cair ini akan diedarkan dan digunakan pada pesta malam tahun baru.
“Alhamdulillah berhasil kami gagalkan bersama Bea Cukai,” kata Mukti, Selasa (13/12) kemarin.
Dari tangan AS, kata Mukti, penyidik menyita 1,5 liter sabu cair untuk diolah menjadi cairan rokok elektrik dan campuran minuman kopi.
“Modus ini baru, untuk mengelabui polisi. Jika dicampurkan dengan kopi bisa nge-fly, begitu juga dengan mengisap vape,” tuturnya.
Sebagai informasi, pengedar narkoba berinisial AS diketahui merupakan warga Jakarta Barat. Dia mendapatkan bahan baku sabu cair dari bandar yang berada di negara Iran.
Menurut Mukti, modus ini cukup meresahkan karena sabu tersebut dapat dengan mudah disalahgunakan oleh generasi muda yang saat ini cukup banyak menggunakan rokok elektrik.
“Bahaya jika liquid ini dipakai oleh kaum muda untuk vape,” ucap Mukti.
Kata Mukti, saat ini penyidik masih mengembangkan pengungkapan kasus peredaran sabu berbentuk cairan tersebut, sekaligus mencari bandar dari barang haram tersebut.