Langsung ke konten
News

Aksi Teaterikal Wayang Orang Dan Nasi Tumpeng: Jabatan Dirut Telkom Cukup 10 Tahun”

Redaksi Diperbarui
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1

KabarJakarta.com - Sejumlah pemuda yang tergabung dalam Serikat Pemuda Kerakyatan (SPKR) melakukan aksi di depan kantor Telkom Landmark Tower, Jalan Jendral Gatot Subroto Kuningan Barat, Mampang Prapatan Jakarta Selatan, Jumat (20/5/2022).

Dalam aksinya, SPKR membawa teaterikal wayang orang, baju adat Jawa, tumpeng dan poster dengan tulisan “SADAR LE, 10 Tahun Direksi Masih Durung Wareg” dengan hastag #pakririekganteng.

Korlap aksi SPKR Salim mengatakan bahwa Ririek Adriansyah resmi menjabat sebagai Direktur Utama PT Telkom berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Telkom Tahun Buku 2018 di Jakarta pada 24 Mei 2019, menggantikan Alex J Sinaga. Sebelumnya tahun 2011-2012 Ririek menjabat sebagai President Director PT TELIN.

“Kami menyoroti Telkom Indonesia setelah saham GoTo merosot 42% ke level Rp192 per saham sejak peluncuran perdananya Rp 338, kemerosotan saham tersebut mengakibatkan kerugian Rp881 Miliar. Dan kami juga meragukan Kemampuan Dirut yang dikenal kental memulai kariernya di Telkom Group, namun jabatan direksi dibatasi oleh Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 45 Tahun 2005 tentang BUMN,” kata Salim di sela unjuk rasa di depan kantor Telkom Pusat.

Salim menjelaskan aksi teatrikal wayang orang dan nasi tumpeng dilakukan oleh SPKR sebagai bentuk kepedulian dan penghormatan kepada Dirut Telkom Ririek Adriansyah yang sudah mengabdikan dirinya sebagai direksi selama 2 periode sejak 2012 (10 Tahun) dan akan berakhir pada tahun 2022 ini.

“Bahkan PP Nomor 45 Tahun 2005 tentang BUMN pada pasal 19, masa jabatan direksi BUMN tidak boleh melebihi jangka waktu lima tahun, dan dapat diangkat kembali oleh RUPS untuk satu kali masa jabatan,” katanya.

PP ini, lanjut Salim, adalah bukti kuat bahwa semua orang yang menjadi pimpinan perusahaan sudah di atur dalam regulasi peraturan perundang-undangan, agar semua orang tak jadi penguasa sepihak di bangsa ini. Bahkan sekalipun itu jabatan Presiden RI ada batasannya hanya 2 periode atau 10 tahun.

“Karena itu kehadiran SPKR mengingatkan Ririek Adriansyah, ‘sudah Cukup 2 Periode saja’, agar regenerasi tetap berjalan di BUMN Telkom,” ujar Salim.

Massa SPKR yang diwakili wayang orang memberikan nasi tumpeng kepada perwakilan PT Telkom Indonesia Pusat yang diterima oleh seorang bernama Gunawan, namun tidak mau menyebutkan posisi dan jabatannya.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua