Langsung ke konten
News

Anies Baca Puisinya WS Rendra, Judulnya: “Rakyat Adalah Sumber Kedaulatan”

Redaksi Diperbarui
Kabarjakarta.com
Kabarjakarta.com

KabarJakarta.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri acara Pagelaran Perdana Graha Bhakti Budaya di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Jumat (23/9). Di kesempatan itu, Anies turut membacakan sebuah puisi karya legenda penyair Indonesia, WS Rendra.

Anies datang ke acara itu didampingi oleh istrinya, Fery Farhati. Tampak juga beberapa pejabat Pemprov DKI dan direksi Jakarta Propertindo, juga direksi Jakarta Tourisindo.

Awalnya, Anies menyaksikan pementasan teater bertajuk “Legenda Burung Api dari Cikini”. Pagelaran ini menandakan dibukanya pusat kesenian Jakarta, Taman Ismail Marzuki (TIM).

Setelah itu, Anies naik ke atas panggung dan membawakan puisi berjudul “Rakyat Adalah Sumber Kedaulatan” karya almarhum WS Rendra. Dia membacakan puisi diiringi dengan alunan musik oleh Rayhan Sudrajat, Imam Firmansyah, Seto Setiantoro, dan Anurwisan.

Puisi itu menceritakan mengenai tugas seorang wakil rakyat untuk menjaga dan membuat rakyat berdaulat. Berikut isi puisi yang dibacakan oleh Anies Baswedan:

Rakyat adalah sumber kedaulatan

Kekuasaan tanpa rakyat adalah benalu tanpa karisma

Rakyat adalah bumi

Politik dan bedayaan adalah udara

Bumi tanpa udara adalah bumi tanpa kehidupan

Udara tanpa bumi adalah angkasa hampa belaka

Wakil rakyat bukanlah abdi kekuasaan

Wakil rakyat adalah abdi para petani para kuli

Para nelayan

Para pekerja dan seluruh lapisan kehidupan

Wakil rakyat adalah wakil dari sumber kehidupan

Usai acara, Anies menjelaskan alas an dirinya membacakan puisi karya WS Rendra di momen Pembukaan Publik TIM yang baru selesai direvitalisasi. Kata dia, sosok WS Rendra sangatlah pandai membaca suasana.

“Pertama, ini puisi WS Rendra orang yang sangat kontemplatif membaca suasana. Dan WS Rendra hidup dengan sulit untuk perubahan, untuk kemajuan,” kata Anies.

Selain itu, dia menganggap puisi ini sebagai pengingat untuk dirinya sebagai seorang kepala daerah agar bekerja untuk mewakili rakyat.

“Kita semua yang berada di sini telah bergerak sebagai orang yang mewakili rakyat. Uang yang kita kelola adalah amanah rakyat. Seluruh kegiatan yang kita buat adalah bagian menjalankan amanah dari rakyat,” ujarnya.

“Karena itu saya mau mengingatkan diri sendiri dan semua yang ada di tempat ini bahwa yang kita kerjakan adalah mewakili rakyat,” lanjut Anies.

Di kesempatan itu, Anies juga meninjau patung Ismail Marzuki, mengunjungi area pameran seni rupa serta mengunjungi Kineforum di Graha Bhakti Budaya Pusat Kesenian Jakarta TIM.

Rencananya, revitalisasi Taman Ismail Marzuki akan diresmikan pada Senin (26/9) besok.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua