KabarJakarta.com -- Pemprov DKI Jakarta diwakili oleh Kepala Inspektorat DKI Jakarta Syaefullah Hidayat dan Direktur Utama PT Jakpro Widi Amanasto, Selasa (8/11/2021) menyambangi Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan.
Kedatangan anak buah Anies Baswedan itu dalam rangka menyerahkan dokumen terkait Formula E setebal 600 halaman.
Widi Amanasto mengatakan, dokumen setelah 600 halaman ini merupakan himpunan dari seluruh dokumen mulai dari proses persetujuan hingga persiapan yang diperlukan KPK untuk mendapatkan informasi secara detail dan utuh mengenai penyelenggaraan perhelatan event Formula E.
"Kami memastikan akan bersikap transparan dalam menyampaikan perencanaan ajang balap Formula E. Kami siap bekerja sama penuh dalam memberikan informasi, serta melaksanakan penugasan penyelenggaraan Formula E sesuai dengan koridor Good Corporate Governance & Compliance sebagaimana yang diamanatkan oleh Pemprov DKI," kata Widi.
Ada pemandangan menarik, di dalam rombongan Pemprov DKI terlihat mantan pimpinan KPK periode 2011-2015, Bambang Widjojanto (BW) dan Adnan Pandu Praja.
Keikutsertaan keduanya bertujuan untuk memperlihatkan dukungan kepada KPK dalam proses yang tengah dilakukannya agar dapat mengeliminasi potensi fraud sebagai bagian dari program pencegahan korupsi secara keseluruhan di lingkup Pemprov DKI dan BUMD DKI.
"Langkah yang dilakukan oleh Pemprov DKI dan Jakpro harus didukung dan diapresiasi serta sangat mengharapkan agar dinas dan instansi terkait mendukung upaya pemberantasan korupsi, khususnya pencegahan korupsi dengan siap 24 jam dalam sehari dan 7 hari dalam seminggu untuk menuntaskan pekerjaan KPK," ujar BW.
Rombongan Pemprov DKI tiba di Gedung KPK sekitar pukul 11.30 WIB. Mereka langsung masuk ke dalam gedung.
Sementara itu, Direktur Utama PT Jakpro Widi Amanasto berharap melalui sikap terbuka ini proses yang tengah dilakukan di KPK segera tuntas dilakukan, sehingga pihaknya dapat lebih fokus untuk memberikan perhatian pada pelaksanaan Formula E.
Jakpro meyakini kesuksesan gelaran Formula E akan mengangkat Jakarta dan Indonesia di mata dunia.
Jakpro juga melaporkan, saat ini pihaknya sedang memfinalisasi lokasi sirkuit. Dari lima lokasi alternatif yang ditunjuk, Formula E Operation (FEO) akan memilih lokasi yang paling sesuai dengan standar FIA.
Gelaran balap Formula E sesi tahun 2021/2022 akan digelar sebanyak 16 kali di 12 kota termasuk Jakarta. Angka ini meningkat dari hanya 11 balapan di 5 kota pada sesi tahun 2019/2020 saat pandemi sedang mencapai puncaknya, atau 15 balapan di 8 kota pada sesi tahun 2020/2021.
Direncanakan paling tidak 11 tim akan berlaga di Jakarta, pada 4 Juni 2022 yang akan disiarkan secara live di 140 negara tersebut.