KabarJakarta.com - Pemerintah Kota Jakarta Pusat memastikan akan memberikan pelayanan secara gratis perubahan data kependudukan warga gratis akibat digantinya sejumlah nama jalan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Wali Kota Jakarta Pusat Dhany Sukma mengatakan, pihaknya akan melakukan aksi jemput bola ke warga yang terkena dampak pergantian nama jalan.
Dia menjelaskan, saat ini pelayanan publik dilakukan secara elektronik dan digital. Maka, ketika Nomor Induk Kependudukan (NIK) menjadi single identitas number untuk mendapatkan pelayaan publik, maka secara otomatis akan terintegrasi.
“Seperti NPWP berbasis NIK, layanan perbankan, dan wajib pajak,” kata Dhany, Kamis (30/6/2022).
Berdasarkan itu, Dhany meminta warga tidak perlu khawatir terkait perubahan nama jalan di Jakarta. Selain itu, Pemkot telah menyiapkan sejumlah layanan untuk warga terdampak perubahan nama jalan secara gratis.
“Warga tidak perlu khawatir karena layanan sudah terintegrasi,” ujarnya.
Dhany mengatakan sejumlah layanan itu berupa layanan online dan jemput bola. Katanya, jemput bola dilakukan khusus untuk warga yang memiliki keterbatasan, seperti kaum difabel dan lanjut usia (lansia).
“Layanan jemput bola ini adalah yang mungkin adalah untuk warga yang memiliki keterbatasan layanan terintegrasi, online ataupun di loket kelurahan. Khususnya kaum difabel, lansia, dan balita. Jadi kita lakukan jemput bola dari RW ke RW,” terang Dhany.
Seperti diberitakan sebelumnya, pada Senin (20/6) lalu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan pergantian 22 nama jalan di Jakarta menggunakan nama para tokoh Betawi.
“Dengan mengucap Bismillahirrahmannirrahim, pada hari ini Senin, 20 Juni 2022, penetapan nama jalan itu zona dengan nama tokoh Betawi dan nama tokoh asal Jakarta di Provinsi DKI Jakarta secara resmi ditetapkan,” kata Anies dalam upacara peresmian nama jalan tokoh Betawi di Kantor Unit Pengelola Perkampungan Budaya Betawi, di Jagakarsa, Jakarta Selatan, Senin (20/6).
Anies mengatakan, tokoh Betawi yang kini dijadikan sebagai nama jalan memiliki peran bagi Jakarta di masa lalu. Dia bersyukur peresmian 22 nama jalan itu bisa dilakukan.
Berikut daftar nama jalan serta nama terbaru dari jalan Jakarta yang diresmikan Anies Baswedan. Selain jalan, juga ada pergantian nama kampung dan gedung.
1. Jalan Entong Gendut (sebelumnya Jalan Budaya)
2. Jalan Haji Darip (sebelumnya Jalan Bekasi Timur Raya)
3. Jalan Mpok Nori (sebelumnya Jalan Raya Bambu Apus)
4. Jalan H. Bokir Bin Dji'un (sebelumnya Jalan Raya Pondok Gede)
5. Jalan Raden Ismail
6. Jalan Rama Ratu Jaya (sebelumnya Jalan BKT Sisi Barat)
7. Jalan H. Roim Sa'ih (sebelumnya Bantaran Setu Babakan Barat)
8. Jalan KH. Ahmad Suhaimi (sebelumnya Bantaran Setu Babakan Timur)
9. Jalan Mahbub Djunaidi (sebelumnya Jalan Srikaya)
10. Jalan KH. Guru Anin (sebelumnya Jalan Raya Pasar Minggu sisi Utara)
11. Jalan Hj. Tutty Alawiyah (sebelumnya Jalan Warung Buncit Raya)
12. Jalan A. Hamid Arief (sebelumnya Jalan Tanah Tinggi 1 gang 5)
13. Jalan H. Imam Sapi'ie (sebelumnya Jalan Senen Raya)
14. Jalan Abdullah Ali (sebelumnya Jalan SMP 76)
15. Jalan M. Mashabi (sebelumnya Jalan Kebon Kacang Raya Sisi Utara)
16. Jalan H. M. Shaleh Ishak (sebelumnya Jalan Kebon Kacang Raya Sisi Selatan)
17. Jalan Tino Sidin (sebelumnya Jalan Cikini VII)
18. Jalan Mualim Teko (sebelumnya Jalan depan Taman Wisata Alam Muara Angke)
19. Jalan Syekh Junaid Al Batawi (sebelumnya Jalan Lingkar Luar Barat)
20. Jalan Guru Ma'mun (sebelumnya Jalan Rawa Buaya)
21. Jalan Kyai Mursalin (sebelumnya Jalan di Pulau Panggang)
22. Jalan Habib Ali Bin Ahmad (sebelumnya Jalan di Pulau Panggang).