Langsung ke konten
News

Anies Plesiran ke Luar Kota di Saat Warga Jakarta Dikepung Banjir

Redaksi Diperbarui
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1

KabarJakarta.com -- Anggota DPRD DKI Fraksi PDI Perjuangan,Hardiyanto Kenneth mengkritik sikap Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, yang pergi ke luar kota ketika sejumlah wilayah di Ibu Kota dilanda banjir pada Jumat (12/11) kemarin.

Menurut Kenneth, setelah menghadiri acara resepsi pernikahan anak Gubenur Bengkulu, Anies plesiran ke Malang hingga Surabaya, Jawa Timur untuk menghadiri acara yang dianggapnya tidak urgent, salah satunya adalah melakukan pertemuan tertutup dengan Presidium Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) Jawa Timur.

“Kenapa sih Pak Anies tambeng banget jadi orang? Ketika Jakarta sedang kebanjiran, dia malah plesiran ke Malang dan Surabaya, yang notabenenya tu bukan acara kedinasan yang urgent, dibandingkan dengan kesengsaraan warga Jakarta yang terkena banjir,” ucap Kent, Sabtu (13/11/2021).

Selain bertemu dengan Presidium Korps Alumni HMI, Anies menjadi keynote speaker dalam acara Diksi Milenial. Dalam acara ini Anies memaparkan sejumlah kemajuan di Ibu Kota dalam hal penanganan COvid-19 dan transportasi umum.

Menurut Kent, panggilan akrabnya, Anies tidak perlu pamer terkait masalah penanganan Covid-19 hingga transportasi umum. Karena, realita di lapangan tidak sebanding dengan data yang disampaikannya.

Ditegaskannya, apa yang disampaikan Anies tidak murni 100% prestasi dari Pemprov DKI, tetapi ada peran serta dan keterlibatan TNI-Polri dan unsur elemen masyarakat yang turut mengambil bagian di dalamnya.

“Jangan mengklaim telah berhasil dalam penanganan pandemi Covid-19 di Jakarta. Itu semua tidak 100% hasil kerjanya Pemprov DKI,” tukasnya.

“Tidak ada yang perlu dibanggakan, dan jangan terlalu banyak beretorika yang tidak sesuai dengan action. Keberhasilan dalam pelaksanaan vaksinasi ada andi TNI-Polri dan berbagai elemen masyarakat yang tulus ikhlas dalam melakukannya. Anda (Anies Baswedan) jangan asal klaim dan jangan asbun (asal bunyi). Harus akui itu hasil kerja orang lain, jangan mau menang sendiri,” tegas Kenneth

Oleh karena itu, ia meminta kepada Anies untuk tidak mencari panggung untuk ambisinya agar bisa bertarung di Pilpres 2024. Ditegaskannya lagi, sebaiknya Anies fokus menangani berbagai persoalan di Jakarta.

“Banyak pekerjaan dan tanggung jawab dia kepada warga Jakarta yang belum terselesaikan dengan baik,” pungkasnya.

Anies Baswedan membantah kedatangannya ke beberapa kota di Indonesia dalam rangka pencalonannya di Pilpres 2024. Ia menyebutkan, kedatangannya ke Jawa Timur dalam rangka mengintensifkan kerja sama di bidang pangan.

Dijelaskannya, ada rencana kerja sama terkait dengan komoditas seperti pada dan telur dengan sejumlah kabupaten di sekitar Suabaya yang tertunda akibat pandemi Covid-19.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua