KabarJakarta.com - Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, sarapan bersama Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka di Hotel Novotel Solo, Jawa Tengah, Selasa (15/11). Anies mengatakan, pertemuannya dengan putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu bagian dari silaturahmi.
Di kesempatan itu, Anies memberikan pujian terhadap kinerja Gibran yang berhasil memimpin kota Solo.
“Pagi ini senang sekali bisa bersilaturahmi dengan Pak Wali Kota (Gibran Rakabuming Raka). Alhamdulillah melihat Solo bisa cerita rapih, bersih, tertib, dan mudah-mudahan terus maju, terus berkembang,” kata Anies.
Anies mengaku pertemuan dirinya dengan Gibran tidak membicarakan hal yang khusus, tidak membicarakan soal pencalonan dirinya sebagai capres di Pilpres 2024.
“Kita ngobrol santai sambil sarapan, tidak ada pembahasan khusus. Hanya silaturahmi saja,” ujarnya.
“Enggak ada pembicaraan politik. Kita ngobrol sana-sini,” tambahnya.
Anies Cari Dukungan
Menanggapi pertemuan Anies Baswedan dengan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, Ketua DPP PDIP Said Abdullah mengatakan kunjungan Anies tersebut bertujuan untuk memperkuat suaranya pada Pilpres 2024.
“Anies dalam rangka memperbesar suaranya,” kata Said, Rabu (16/11/2022).
Soal Anies memuji kinerja Wali Kota Solo Gibran, dia menilainya karena Anies sadar diri bahwa selama menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta kinerjanya tidak sebagus Gibran.
“Pujian itu karena Anies sadar dirinya enggak punya kinerja,” sindir Said.
Dia pun mewanti-wanti, apabila kunjungan Anies tersebut dalam rangka memajukan Gibran di Pilkada DKI 2024 mendatang itu bisa diartikan ingin memecah belah PDIP. Sebab, dalam fatsun politik, Anies bukan kader PDIP sehingga tidak berhak menjadi king maker Gibran, yang notabenenya adalah kader PDIP.
“Kalau Anies ingin memajukan Gibran di Pilkada DKI, dia enggak punya partai. Gibran kader PDI-P. Itu tricky politik, Anies untuk mecah belah PDIP,” tegasnya.
“Ya dong dia ingin memecah belah. Gibran itu kader PDIP. Tiba-tiba dia (Anies) masuk ke situ,” sambungnya.
Oleh karena itu, Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI menilai bahwa kunjungan Anies ke Gibran terkait mencari dukungan untuk Pilpres 2024. Dia menduga, Anies berkunjung ke Gibran untuk lebih dikenal masyarakat Solo.
“Kalau dia memuji Gibran pasti ada udang di balik batu. Ya dong, untuk kepentingan dirinya. Itu hanya untuk cari keuntungan politik saja,” pungkas Said.