Langsung ke konten
News

Anies Turunkan Lagi Target Pembangunan Rumah DP Rp0, Enggak Semangat Lagi ya?

Redaksi Diperbarui
Kabarjakarta.com
Kabarjakarta.com

KabarJakarta.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali menurunkan target pembangunan hunian rumah DP Rp0 menjadi 9.081 unit. Ini merupakan kali kedua Anies menurunkan target pembangunan hunian rumah DP Rp0 dari target semula yang berjumlah 232.214 unit.

Target baru pembangunan hunian rumah DP Rp0 itu tertuang dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 25 Tahun 2022 tentang Rencana Pembangunan Daerah (RPD) 2023-2026 yang diteken Anies Baswedan pada tanggal 10 Juni 2022.

Dokumen itu awalnya menjelaskan, pemerintah memberikan fasilitas pembiayaan pemilikan rumah melalui program DP Rp0. Perusahaan BUMD, swasta hingga BUMN dibidik sebagai penyedia hunian tersebut.

“Pemerintah mendorong para pelaku pembangunan untuk menyediakan hunian terjangkau dari segi harga jual bagi masyarakat berpenghasilan rendah dengan potensi penyediaan hunian sebanyak 9.081 unit yang dibangun oleh BUMD dan Swasta/BUMN,” demikian isi dokumen RPD.

Selanjutnya, dokumen itu menjelaskan, masyarakat yang memenuhi persyaratan mengikuti program DP Rp0 dapat melakukan kredit/pembiayaan pemilikan rumah di perbankan tanpa uang muka dengan tenor dan bunga kredit/pembiayaan yang terjangkau.

RPD itu juga membeberkan penyediaan rumah DP Rp0 yang terkendala penyediaan lahan oleh pelaku pembangunan.

“Namun demikian dalam penyiapan lahan oleh pelaku pembangunan sehingga tahapan proses pembangunan berpotensi mundur. Dengan menimbang status lahan yang sudah clean and clear, diharapkan terjadi akad kredit sebanyak 2.000 unit,” demikian penjelasan dalam RPD 2022-2026.

Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga menyiapkan skema pengadaan lahan melalui sejumlah cara. Di antaranya ialah melalui kewajiban pihak ketiga, kerjasama business to business, BUMN, BUMD, Swasta.

Kemudian penganggaran dana fasilitas pembiayaan pemilikan rumah, kebijakan batasan harga jual rumah untuk masyarakat yang mengakses fasilitas pembiayaan pemilikan rumah, kerjasama dengan bank pelaksana penyaluran kredit/fasilitas pembiayaan pemilikan rumah serta pembentukan BLUD yang bertugas mengelola dana perumahan program DP Rp0.

Alasan Target Diturunkan

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menjelaskan soal menurunnya target rumah DP Rp0 menjadi 9.081 unit. Kata dia, target yang tertuang dalam RPD 2022-2026 itu turut mempertimbangkan masa jabatan Pejabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta pengganti Anies Baswedan mendatang.

“Itu kan harus disesuaikan dengan masa waktu Pj Gubernur DKI. Pj Gubernur itu kerjanya kurang lebih dua tahun, beda dengan waktu Anies-Sandi dan Anies dengan saya,” terang Riza di Perpustakaan Nasional, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Minggu (25/9/2022).

Dua Kali Target Diturunkan

Ini merupakan kali keduanya Anies Baswedan menurunkan target pembangunan rumah DP Rp0. Sebelumnya, Pemprov DKI juga merevisi target pembangunan dari 232.214 unit menjadi 10.000 unit dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Pemprov DKI 2017-2022.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta Sarjoko mengatakan usulan revisi target rumah DP Rp0 itu masih berproses.

“Masih dalam proses. Kita belum ada keputusan final terkait target RPJMD. Kita usulan di dalam RPJMD untuk penyediaan DP Rp0 kurang lebih 10.000 sekian,” ucap Sarjoko saat ditemui di Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (8/9/2022).

Lanjut Sarjoko menjelaskan, pihaknya mempertimbangkan sejumlah faktor mengajukan revisi target pembangunan Rumah DP Rp0 dalam RPJMD. Salah satunya pandemi COVID-19 membuat realisasi pembangunan hunian itu terkendala.

Di sisi lain, Sarjoko memastikan pembangunan hunian rumah DP Rp0 terus dilakukan. Saat ini, terdapat 2.322 unit hunian DP Rp0 yang telah terbangun. Rinciannya yaitu 780 unit di Menara Samawa Pondok Kelapa, 38 unit di Bandar Kemayoran, dan 166 unit di Sentraland Cengkareng. Kemudian, 480 unit di Menara Nuansa Pondok Kelapa dan 868 unit di Menara Kanaya Nuansa Cilangkap.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua