KabarJakarta.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menilai proyek MRT merupakan proyek jangka panjang. Dia yakin gubernur pengganti dirinya bakal melanjutkan proyek tersebut.
“Ini adalah sebuah projek sangat strategis lintas waktu. Yang dari proses penyusunan gagasannya sampai pencarian dananya, kemudian penyusunan kerja sama. Projeknya ini membutuhkan waktu cukup panjang. Kalau Anda perhatikan sejarah, perjalanan MRT ini bukan perjalanan satu dua tahun, bukan satu dua gubernur tapi juga dekade,” kata di Kota Tua, Jakarta Barat, Sabtu (10/9/2022).
Karena itu, dia yakin proyek MRT akan tetap berlanjut meski dirinya sudah tidak lagi menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Ditegaskannya, proyek MRT merupakan program nasional.
“Ini adalah tanggung jawab yang sudah dimulai sejak beberapa gubernur yang lalu dan kemudian kita meneruskan. Saya percaya, gubernur-gubernur berikutnya akan mengambil sikap yang sama yaitu melanjutkan program ini, karena ini bukan program satu dua orang tapi ini program nasional. Program Pemprov DKI dikerjakan bersama-sama lintas waktu dan ini semua sudah diinstitusikan dalam bentuk kontrak-kontrak kerja sama dan dalam bentuk arrangement institusi antara pemerintah pusat dan Pemprov DKI melalui pembentukan PT MRT,” terangnya.
Dia mengklaim bahwa Pemrov DKI Jakarta telah memberikan ruang kebebasan yang cukup untuk PT MRT Jakarta (Perseroda). Anies menilai, MRT juga telah melakukan tugasnya dengan baik.
“Selama ini pun MRT bekerja dengan cara yang profesional. Kami memberikan kewenangan penuh kepada PT MRT untuk bisa mengambil keputusan-keputusan khususnya permasalahan teknis supaya bisa menjalankan tugas dengan baik,” ucap Anies.