KabarJakarta.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah memberlakukan tarif integrasi transportasi TransJakarta-MRT-LRT yaitu maksimum Rp10.000. Namun, perlu diketahui, belum semua halte TransJakarta menyiapkan layanan integrase tersebut.
Kepala Departemen Komunikasi Korporasi TransJakarta Iwan Samariansyah mengatakan saat ini baru ada empat halte TransJakarta yang disiapkan untuk mendukung integrasi transportasi.
“Yang sudah siap melayani halte CSW, Lebak Bulus, Cawang Cikoko, dan Juanda,” kata Iwan, Kamis (11/8/2022).
Kata Iwan lagi, saat ini Direksi TransJakarta masih menyiapkan keputusan Direksi (Kepdir) berkaitan integrasi transportasi. Kepdir itu akan menyesuaikan dengan Kepgub Anies Nomor 733 Tahun 2022.
Sebagai informasi, tarif maksimum integrasi TransJakarta, MRT, dan LRT sebesar Rp10.000. Untuk pengguna layanan integrasi ini, penumpang wajib melakukan tap in dan tap out.
Biaya awal tarif integrasi ini akan dikenai Rp2.500. Selanjutnya, akan dikenai tarif Rp250 per KM.
“Maksimum waktu tempuh dalam satu kali perjalanan untuk jumlah maksimum tarif sebagaimana dimaksud selama 180 menit,” demikian isi Kepgub Nomor 733 Tahun 2022.
Di Kepgub tersebut juga menjelaskan, jika dalam satu kali perjalanan memakan waktu lebih dari 180 menit, selain kena tarif maksimum, akan dihitung paket tarif perjalanan berikutnya.