Langsung ke konten
News

Bharada E Dilarang Makan Makanan Sembarangan, Awas Dikasih Racun!

Redaksi Diperbarui
Kabarjakarta.com
Kabarjakarta.com

KabarJakarta.com - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) akan menyuplai makanan untuk Richard Eliezer alias Bharada E selama di tahanan. Hal tersebut dilakukan LPSK apabila Bharada E resmi menjadi Justice Collaborator (JC).

Wakil Ketua LPSK Maneger Nasution mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Bareskrim Polri terkait pengiriman makanan untuk Bharada E di tahanan. Tak hanya makanan, LPSK juga akan menyediakan rohaniawan untuk Bharada E.

“Kemarin LPSK sudah berkoordinasi dengan Bareskrim Mabes Polri untuk membahas seputar permohonan E sebagai JC, keamanan E di tahanan Bareskrim, menyuplai makanan E di tahanan Bareskrim dan penyediaan rohaniawan untuk E,” kata Maneger Nasution, Kamis (11/8/2022).

Kata Nasution lagi, hal tersebut sebagai bentuk antisipasi hal yang tidak diinginkan, misalnya Bharada E diracun saat di dalam tahanan. Kendati demikian, dia menekankan, penyediaan makanan hingga rohaniawan itu akan dilakukan usai Bharada E menjadi JC.

“Untuk mengantisipasi terhadap hal-hal yang tidak diinginkan berkaitan dengan keselamatan E,” ujarnya.

Juru Bicara LPSK Rully Novian membenarkan terkait penyuplaian makanan kepada Bharada E. Namun, sampai saat ini hal tersebut belum dilakukan karena status Bharada E belum terlindungi LPSK.

“Sebagai salah satu bentuk perlindungan atau skema perlindungan hal tersebut bisa dilakukan. Namun, sampai hari ini belum dilakukan itu. Setelah dilindungi LPSK,” tuturnya.

Keluarga Minta Perlindungan dari Jokowi

Sementara itu, orang tua Bharada E telah mengirimkan surat terbuka kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar putranya dilindungi. Salah satu alasannya karena anaknya merupakan saksi kunci kasus pembunuhan ini.

“Orang tua meminta perlindungan untuk anaknya ke Presiden, Kapolri, dan pemerintah. Karena Bharada E itu saksi kunci, jadi orang tua meminta keamanan dengan keluarga,” kata Anastasya Lila, saudari sepupu Bharada E, Rabu (10/8).

Ungkap Anastasya, ibu Bharada E sangat khawatir dengan keselamatan putranya itu. Karena itu, orang tua menulis surat terbuka yang kemudian viral di media sosial.

“Mamanya Bharada E kirim surat itu ke saya, dan dia minta saya unggah di sosial media,” tuturnya. “Harapan saya, itu surat itu bisa tembus ke Presiden,” tambahnya.
sebelumnya, Menko Polhukam Mahfud Md meminta kepada Polri untuk memfasilitasi LPSK bertemu dengan Bharada E. Dia meminta Bharada E dilindungi dari bentuk ancaman apa pun.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua