Langsung ke konten
News

Bismillah, Revitalisasi Korban Kebakaran Pasar Gembrong Dimulai, Anggarannya Rp7,8 Miliar

Redaksi Diperbarui
Kabarjakarta.com
Kabarjakarta.com

KabarJakarta.com - Pemprov DKI Jakarta mulai melakukan revitalisasi permukiman warga korban kebakaran Pasar Gembrong, Jakarta Timur. Nantinya, permukiman ini akan diberi nama Kampung Gembira Pasar Gembrong.

“Alhamdulillah pagi ini kita melakukan peletakan batu pertama untuk pembangunan ulang Kampung Gembrong. Rencananya nanti akan dinamai Kampung Gembira Gembrong,” kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Pasar Gembrong, Jakarta Timur, Jumat (1/7/2022).

Anies mengatakan akan ada 136 unit yang akan dibangun di lokasi ini untuk mengganti tempat tinggal korban kebakaran. Dia menyebut pembangunan tempat tinggal ini akan menelan biaya Rp7,8 miliar.

“Ada 136 unit yang nanti akan dibangun yang menelan biaya Rp7,8 miliar,” ungkap dia.

Di hari yang sama, Anies melakukan peletakan batu pertama yang menandakan dimulainya pembangunan Kampung Gembira Gembrong. Dia menargetkan pembangunan rampung pada bulan September 2022.

“Kita berharap bapak ibu sekalian, bantu semua yang bekerja, karena proses pembangunannya lewat kolaborasi, gotong royong, izinkan saya secara khusus menyampaikan terima kasih kepada Baznas Baziz DKI yang telah menyiapkan dukungan support, sehingga proses pembangunan ini bisa dilaksanakan,” ucap mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) ini.

Dia juga meminta kepada Wali Kota Jakarta Timur beserta jajarannya untuk mencari cara agar pelaksanaan revitalisasi Pasar Gembrong berjalan sebagai mana mestinya.

“Pak Wali Kota dan seluruh jajarannya, yang mencari cara supaya secara ketentuan ini semua bisa terlaksana dengan baik,” ujarnya.

Hingga saat ini, para korban kebakaran untuk sementara ditampung di Rumah Susun (Rusun) Cipinang Besar Utara (CBU).

Di tempat yang sama, Lurah Cipinang Besar Utara Evi Erawati mengatakan seperti yang dikatakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, ditargetkan revitalisasi akan selesai dalam tiga bulan ke depannya.

Dia menjelaskan, target tersebut berdasarkan hasil pembahasan sementara mengenai proses revitaliasi pemukiman warga korban kebakaran Pasar Gembrong RW 01, Cipinang Besar Utara, Jatinegara.

Saat ini, lanjutnya, pihak Kelurahan Cipinang Besar Utara bersama pengurus RW 01 sedang melakukan pendataan warga yang akan dipindahkan sementara ke Rusun CBU selama proses revitalisasi dilakukan.

“Begitu proses revitalisasi selesai, warga korban kebakaran Pasar Gembrong dipersilakan kembali ke rumahnya yang sudah dibangun,” tuturnya.

Kebakaran Pasar Gembrong

Kebakaran besar melanda Pasar Gembrong, Jakarta Timur, pada Minggu (24/4) lalu. Pemadam kebakaran mencatat jumlah korban jiwa sebanyak 450 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 1.000 jiwa.

“Sebanyak 450 KK, 1.000 jiwa di 5 RT terdampak,” kata Kasi Operasional Pemadam Kebakaran (Damkar) Jakarta Timur Gatot Sulaiman, Senin (25/4).

Kebakaran itu menghanguskan sedikitnya 400 bangunan rumah dan pertokoan di 5 RT di RW 01. Kerugian ditaksir mencapai Rp1,5 miliar.

Diduga, kebakaran Pasar Gembrong disebabkan korsleting listrik yang berasal dari salah satu rumah warga.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua