Langsung ke konten
News

Bursa Cagub DKI 2024: Airin Dicuekin Golkar, Dipinang Gerindra dan Nasdem

Redaksi Diperbarui
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1

KabarJakarta -- Nama mantan Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany, berseliweran di bursa calon Gubernur DKI Jakarta Pilkada 2024. Dua partai sudah menyatakan ketertarikannya untuk meminang Airin.

Kedua partai itu adalah Partai Gerindra dan Nasdem. Uniknya, Partai Golkar di mana Airin bernaung, justru menyodorkan nama kandidat lain.

Sebagai informasi, Airin merupakan Ketua Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG).

Ketua Teritorial Pemenangan Pemilu Partai Nasdem Wilayah Jawa I Effendi Choirie mengatakan, Nasdem akan melakukan komunikasi dengan Partai Golkar untuk menduetkan salah satu kadernya, Ahmad Sahroni dengan Airin Rachmi Diany.

“Kita harus melakukan komunikasi dengan Partai Golkar. Di partai itu (Golkar) ada kader yang oke, yang berpengalaman dalam pemerintahan yaitu Ibu Airin,” kata Effendi Choirie, Rabu (5/1/2022).

Menurut dia, Airin sangat layak dicalonkan sebagai calon Wakil Gubernur DKI mendampingi Ahmad Sahroni yang akan dicalonkan sebagai Gubernur DKI.

Effendi Choirie berpendapat, Airin memiliki nilai lebih, apalagi selama ini DKI Jakarta belum pernah memiliki pemimpin seorang perempuan.

“Itu (pemimpin perempuan) juga sesuatu yang membuat dirinya dirinya memiliki nilai lebih. DKI Jakarta belum pernah memiliki pemimpin seorang perempuan,” ujar Effendi Choirie.

Namun, diakuinya, hal ini baru sebatas wacana, belum merupakan keputusan resmi Partai Nasdem. Tapi ia meyakini, dengan kapasitas Sahroni saat ini, partai akan menyetujuinya.

“Meskipun belum ada rapat resmi untuk membahas hal ini, tapi Insya Allah semuanya aklamasi kalau dia (Ahmad Sahroni) mau maju menjadi Gubernur DKI, karena dia memiliki syarat-syarat yang cukup untuk itu,” ucapnya.

Ia pun mengklaim, begitu wacana duet Ahmad Sahroni-Airin dimunculkan, respon dari masyarakat cukup positif.

“Setelah saya lemparkan wacana itu, respons publik lumayan luar biasa. Pada umumnya positif, pada umumnya mengatakan pasangan ini ideal,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Penasihat DPD Gerindra DKI Mohamad Taufik menyebut sejumlah nama yang berpotensi dimajukan untuk menggantikan Anies Baswedan di Pilgub DKI 2024 mendatang, salah satunya Airin Rachmi Diani.

“Ada Wakil Gubernur DKI (sekarang) Ahmad Riza Patria dan mantan Tangsel Airin Rachmi Diany,” kata Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta ini.

Khusus Airin, ia menilai telah berhasil membangun Tangsel yang baru berusia 13 tahun itu.

Sebagai informasi, Tangsel merupakan daerah hasil pemekaran di Kota Tangerang, Provinsi Banten.

Taufik berpendapat, kesuksesan Airin mengelola Tangsel membuat politisi perempuan ini dianggap layak untuk dicalonkan di Pilkada DKI Jakarta 2024.

“Airin Rachmi Diany kalau didorong ke Jakarta bisa menarik. Dia punya pengalaman me-manage kota Tangsel, dan kota itu aman saat dia pimpin,” ujarnya.

Nama lainnya yang disebut Taufik adalah Menteri Investasi Bahli Lahadalia.

Walai menyebut tiga nama itu, Taufik mengatakan akan muncul lagi nama-nama bakal Cagub DKI Jakarta di kemudian hari. Terlebih, Pilgub DKI baru akan dilaksanakan pada 2024 mendatang.

“Insya Allah, nama-nama yang saya sebutkan tadi mumpuni. Tetapi tidak menutup kemungkinan ada muncul nama-nama lainnya di kemudian hari,” tuturnya.

Golkar 'hibahkan' Airin

Menanggapi banyak partai yang ingin meminang Airin Rachmi Diany, Sekretaris DPD Golkar DKI Basri Baco tidak mempermasalahkan. Katanya, Golkar akan mencalonkan Ketua DPD Golkar DKI Ahmed Zaki Iskandar sebagai Cagub DKI pada Pilkada 2024.

“Golkar DKI masih bulat akan mengusung atau mengajukan Ketua DPD Golkar DKI yang saat ini Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar,” tegas Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta ini.

“Kalau ada pihak (partai) lain yang mau mengajukan siapa saja, ya bebas saja,” tukas Basri Baco.

Selain Ketua DPD Golkar DKI, Ahmed Zaki Iskandar tengah menjabat periode keduanya sebagai Bupati Tangerang sejak 2013 silam.

Sebelum menjadi Bupati, Zaki pernah menjadi Anggota DPR RI Fraksi Golkar pada 2009 sampai 2013.

“Tidak ada waktu bagi Jakarta untuk punya gubernur yang tidak punya pengalaman, dan Ketua Golkar DKI Ahmed Zaki Iskandar menurut hemat kami yang paling pas menggantikan pak Anies,” ujar BasribBaco.

Berbagai program untuk mengenalkan sosok Zaki kepada warga Jakarta pun kini sedang disusun Golkar.

Dua dua tahun jelang Pilgub DKI pun dinilai Basri Baco sudah cukup bagi Golkar untuk memperkenalkan sosok Zaki.

“Waktunya masih panjang, program sosialisasi branding untuk Zaki kepada masyarakat Jakarta akan kami mulai Maret-April 2022,” ungkapnya.

Tak hanya itu, penjajakan dengan partai lain juga sudah mulai dilakukan Golkar DKI.

“Kami akan berkolaborasi menggandeng partai yang kira-kira senyawa menghadirkan pasangan gubernur yang punya pengalaman,” tuturnya.

“Jangan sampai DKI yang sudah bagus dipimpin Pak Anies harus dipimpin yang tidak punya pengalaman. Nanti kemunduran lagi,” pungkasnya.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua