KabarJakarta.com - Direktur Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Rian Ernest resmi keluar dari partai tersebut terhitung sejak Kamis (15/12) kemarin. Dia menambah panjang daftar kader PSI yang keluar dari partai tersebut. Kabar yang berhembus, dia bergabung dengan Partai Perindo.
Rian Ernest menyatakan mundur dari keorganisasian partai diumumkan dalam laman akun Facebook Rian, Kamis pagi.
Mundurnya Rian Ernest dibenarkan Juru Bicara PSI Sigit Widodo dan Ketua Umum PSI Giring Ganesha.
Giring menganggap mundurnya beberapa kader partai merupakan hal yang biasa.
“Yang terpenting adalah mereka bisa menjalankan semua ilmu PSI yang telah mereka dapatkan,” kata Giring, Jumat (16/12/2022).
Adapun yang dimaksud ilmu dari PSI di antaranya nilai-nilai kebaikan berbangsa, pluralisme dan antikorupsi. Dia berharap, kader-kader yang meninggalkan PSI itu dapat membawa nilai-nilai tersebut di partai atau langkah politik barunya.
Giring mengaku tak mempersoalkan mundurnya Rian. Pasalnya, ia menilai PSI masih dan akan terus memiliki kader terbaik bangsa.
“Kami memiliki ratusan kader-kader muda terbaik yang telah ditempa dan menjalani sekolah politik secara baik. Selama verifikasi terbukti ribuan kader baru masuk dan siap berjuang bersama dengan nila nilai yang tetap kita junjung tinggi. Anti korupsi dan anti intoleransi,” pungkasnya.
Menanggapi Rian Ernest akan bergabung dengan Perindo, Juru Bicara Partai Perindo Heri Budianto tidak membantah, tapi juga tidak mengiyakan.
“Tunggu saja pengumuman resminya,” kata Heri.
Namun dia menyatakan, Perindo sangat terbuka terhadap siapa saja yang hendak bergabung. Termasuk, jika sosok tersebut ialah Rian Ernest.
“Perindo sangat terbuka bagi siapapun termasuk beliau,” ujarnya.
Heri juga membenarkan bahwa Rian sudah bersilaturahmi ke Perindo. Akan tetapi, ia kembali menegaskan belum ada pengumuman resmi dari Perindo terkait bergabungnya Rian Ernest.