Langsung ke konten
News

Citayem Fashion Week Dilarang, Politisi PDIP Ini Usul Bikin Jakarta Night Festival

Redaksi Diperbarui
Kabarjakarta.com
Kabarjakarta.com

KabarJakarta.com - Fenomena anak muda berekspresi lewat Citayam Fashion Week di Dukuh Atas, Jalan Sudirman Jakarta Pusat yang lagi ngehits mendapatkan perhatian dari anggota DPRD DKI Jakarta Wa Ode Herlina.

“Jelas kegiatan ini melanggar Perda Lalu Lintas. Tapi kita harus berupaya mencarikan solusi, diberikan rambu-rambu. Ekspresi mereka ini fenomenal, karena lahir dari generasi muda, tanpa perintah, spontan,” kata Wa Ode Herlina kepada wartawan, Senin (25/7/2022).

Dari pantauan Wa Ode, Sabtu (23/7/2022) malam lalu di lokasi Citayam Fashion Week tersebut, politisi PDIP ini menyaksikan kondisi yang dirasa sangat memperihatinkan.

Anggota DPRD DKI yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Jakarta Pusat ini mendapati petugas melakukan pembubaran kegiatan tersebut. Dengan cara membunyikan sirine sambil menggiring para anak muda itu untuk meninggalkan kawasan Citayam Fashion Week.

“Saya kira yang dibutuhkan anak-anak muda itu pembinaan. Agar sesuai dengan peraturan yang ada tidak menimbulkan ekses yang tidak kita inginkan,” pesannya.

Lebih jauh, anggota komisi E DPRD DKI ini memandang kondisi ekonomi masyarakat bawah saat ini yang mengalami kesulitan.

Apalagi, semua ekspresi membutuhkan biaya. Karenanya, Citayam Fashion Week menjadi saluran ekspresi para anak muda dari sekitaran Jakarta dengan biaya yang sangat murah.

“Yang diperlukan mereka edukator yang mumpuni dalam menggiring bakat dan minat dalam menggapai cita-cita nya di dunia fashion," jelasnya. Diperlukan pula, sambung loyalis Megawati Soekarnoputri ini, diadakan kegiatan dalam bentuk Jakarta Night Festival tiap Sabtu dan Minggu.

Hal itu sekaligus dijadikan sarana memperkenalkan desain dan fashion Indonesia. “Lomba itu bisa antar grup, dengan juri yang memang kompeten di bidang fashion. Apakah itu dari kalangan artis atau pun desiner bertaraf nasional. Sehingga bakat fashion anak muda bisa terus berkembang. Dan mudah-mudahan bisa go internasional,” bebernya.

Rencananya, dalam waktu dekat, Wa Ode mengatakan akan berkomunikasi dengan jajaran Pemprov DKI Jakarta, khususnya Lurah, Camat, Dinas Kebudayaan dan Dinas Pariwisata untuk mencarikan solusi.

“Pada intinya, kita harus menyediakan sarana dan membina para anak muda ini. Mana tahu bisa menjadi kegiatan ikon Jakarta dan tempat orang datang untuk merasakan keakraban sosial, kegembiraan bersama,” ujar anggota Komisi E DPRD DKI itu.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua