Langsung ke konten
News

COVID-19 Jadi Kambing Hitam Kemunculan Penyakit Hepatitis Misterius

Redaksi Diperbarui
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1

KabarJakarta.com - Dinas Kesehatan DKI Jakarta belum bisa memastikan penyebab kemunculan hepatitis aku misterius apakah efek dari lamanya masa pandemi COVID-19. Dinas Kesehatan DKI Jakarta sedang melakukan penelitian untuk memastikan itu.

“Masih diteliti, belum ada yang bisa mengarahkan ke salah satu dugaan sebagai penyebabnya,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) DKI Jakarta Dwi Oktavia, Rabu (18/5/2022).

Dia memberitahu, saat ini sebanyak 24 orang di Jakarta diduga terjangkit hepatitis akut tersebut. Sebagian di antaranya memiliki riwayat pernah terpapar COVID-19. Namun, Dwi kembali menegaskan, korelasi antara hepatitis akut dan efek long COVID-19 harus diteliti lebih lanjut.

“Memang ada sebagian (pasien) yang pernah COVID-19. Tapi semuanya belum ada mengerucut pada penyebab saja, masih hipotesa atau dugaan yang masih diteliti,” jelasnya.

Untuk diketahui, sebanyak 24 orang di DKI Jakarta terpapar kasus dugaan hepatitis akut misterius, lima di antanya dinyatakan meninggal dunia.

Dinas Kesehatan DKI Jakarta menjelaskan, satu dari lima kasus meninggal dunia berstatus probable hepatitis akut misterius. Sedangkan empat lainnya meninggal saat proses pemeriksaan.

Secara toital, kasus dugaan hepatitis akut misterius di Jakarta sebanyak 24 orang, dengan rincian 3 orang dinyatakan probable hepatitis akut, 1 orang suspek hepatitis akut, dan 20 orang masih dalam pengembangan.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua