Langsung ke konten
News

Dampak Ekonomi dari Penyelenggaraan Formula E Jakarta 2022 Rp1,4 Triliun

Redaksi Diperbarui
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1

KabarJakarta.com -- Ketua Pelaksana Formula E Jakarta 2022 Ahmad Sahroni mengatakan ajang balapan mobil listrik yang akan digelar pada 4 Juni 2022 di Ancol, Jakarta Utara, bisa memberikan dampak ekonomi yang dahsyat bagi perekonomian Jakarta pada khususnya. Nilainya mencapai 78 juta poundsterling atau Rp1,4 triliun.

"Bisa sekitar 78 juta Poundsterling. Itu seluruh dampak ekonomi yang akan dirasakan," kata Ahmad Sahroni, Rabu (22/12/2021).

Ia mengatakan, nominal tersebut sudah termasuk penjualan tiket. Sementara itu, uang penyelenggaraan Formula E dibutuhkan sekitar Rp100 miliar.

"Untuk pelaksanaan sekitar Rp 100 miliar. Itu untuk penyelenggaraan, persiapan segala macam," ungkapnya.

Ia lalu menyinggung soal uang komitmen sebesar Rp560 miliar yang sebelumnya dibayarkan oleh Pemprov DKI. Katanya, hal itu sudah selesai dan tidak akan ada lagi pengeluaran apapun dari APBD.

"Yang pasti pelaksanaan Formula E Tidak menggunakan APBD. Tolong dicatat," tegas Sahroni.

Seperti diberitakan sebelumnya, panitia penyelenggara Formula E Jakarta 2022 telah menentukan lokasi sirkuit yakni di Ancol, Jakarta Utara.

Ancol dipilih sebagai lokasi sirkuit Formula E 2022 Jakarta karena kesannya yang dinamis dan ikonik.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua