Langsung ke konten
News

Datang ke KPK, Anies “Dibentengi” Relawan dari Kejaran Wartawan

Redaksi Diperbarui
Kabarjakarta.com
Kabarjakarta.com

KabarJakarta.com - Kericuhan sempat terjadi ketika Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan keluar dari Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) usai dimintai keterangan terkait dugaan korupsi anggaran Formula E Jakarta 2022.

Kericuhan itu terjadi antara sejumlah relawan Anies dengan pekerja jurnalis yang sedang meliput di KPK. Mulanya, Anies memberikan keterangan setelah menjalani pemeriksaan selama kurang lebih 11 jam.

Anies hanya memberikan keterangan sekitar tiga menit kepada jurnalis. Dia kemudian berusaha pergi dari lokasi.

Karena belum puas dengan penjelasan Anies, para jurnalis kembali mengajukan pertanyaan seraya mengikuti Anies berjalan meninggalkan lokasi.

Namun, tiba-tiba para relawan mengerubungi Anies dan meminta berfoto bareng. Mereka juga berteriak ‘Anies Presiden’ berulang kali.

Menyikapi itu, para jurnalis meminta relawan untuk minggir. “Relawan minggir dulu. Jangan halangi wartawan bertanya,” pinta para jurnalis.

Sempat terjadi aksi saling dorong antara jurnalis dengan relawan yang mengerubungi Anies. Sampai akhirnya Anies berhasil masuk ke dalam mobil dan meninggalkan Gedung KPK.

Kecewa karena tidak mendapatkan jawaban dari Anies, para jurnalis mengejar relawan tersebut. Mereka tidak terima kerjanya dihalang-halangi.

Petugas keamanan KPK langsung melerai kericuhan tersebut. Petugas meminta agar para jurnalis tetap tenang dan meminta relawan Anies segera meninggalkan Gedung Merah Putih KPK.

Anies Diperiksa KPK 11 Jam

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan diperiksa selama 11 jam oleh penyidik KPK terkait dugaan korupsi dalam gelaran Formula E Jakarta 2022. Anies keluar Gedung KPK sekitar pukul 20.25 WIB.

Anies mengaku diberi pertanyaan seputar penggunaan keuangan dalam gelaran Formula E.

“Senang sekali bisa kembali membantu KPK menjalankan tugasnya. Kami selalu berusaha untuk membantu KPK,” kata Anies usai diperiksa KPK, Rabu (7/9) malam.

Anies berharap keterangan yang telah ia berikan dapat membuat kasus semakin terang benderang.

“Insya Allah dengan keterangan tadi akan membuat menjadi terang,” ucap Anies.

Sementara itu, Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri menyebut Anies sebagai Gubernur DKI Jakarta mengetahui banyak perihal gelaran Formula E. oleh karena itu dibutuhkan keterangan darinya dalam penyelidikan dugaan korupsi gelaran Formula E Jakarta 2022.

“Dalam proses penyelidikan, KPK tentu dapat mengundang berbagai pihak untuk dikonfirmasi dan diklarifikasi oleh tim penyidik KPK, sehingga siapa pun jika memang keterangannya dibutuhkan pasti akan kami panggil,” jelas Ali.

Dia menegaskan, klarifikasi diperlukan untuk mengumpulkan bahan keterangan dalam rangka mencari dan menemukan dugaan peristiwa pidana. Hal ini juga untuk menindaklanjuti laporan masyarakat.

Di tempat berbeda, Ketua KPK Firli Bahuri menepis ada unsur politis di balik pemeriksaan yang dilakukan KPK terhadap Anies. Kata Firli, pemeriksaan yang dilakukan terhadap Anies hanya terkait dengan prosedur hukum.

“Tidak ada proses di KPK yang di luar prosedur hukum,” ujarnya.

Ia memastikan pemeriksaan terhadap Anies sama seperti pemeriksaan yang dilakukan KPK terhadap pihak-pihak lainnya. menurutnya, tidak ada hal yang istimewa terkait pemeriksaan Anies.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua