KabarJakarta.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta menargetkan 56.417 bayi dan balita untuk divaksinasi dalam program imuniasi Pneumococcal Conjugate Vaccine (PCV).
Kepala Dinkes DKI Jakarta dr Widyastuti mengatakan program ini untuk memastikan seluruh bayi dan balita di Jakarta mendapatkan vaksinasi pertama.
“Sasaran kami 56.417 bayi yang akan diberikan vaksinasi. Ini bukan bicara angka atau persen, tapi bagaimana kita memastikan seluruh bayi dan balita di DKI Jakarta mendapatkan vaksin pertama,” kata Widyastuti di Puskesmas Kembangan, Jakarta Barat, Senin (12/9).
Katanya, terhitung mulai Senin (12/9), Pemerintah telah meresmikan program layanan imunisasi PCV gratis untuk diberikan kepada bayi usia 2 bulan di seluruh Indonesia.
“Setelah itu, bayi akan diberikan vaksin kembali saat berusia 3 bulan dan 12bulan,” tuturnya.
Widyastuti menjelaskan, program imunisasi PCV ini bertujuan mencegah penyakit pneumonia pada bayi.
“Tujuannya untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat pneumonia. Salah satu angkat kesakitan dan kematian pada bayi disebabkan karena pneumonia,” ungkap Widyastuti.
Adapun imunisasi PCV bisa diperohleh bayi di seluruh daerah di Indonesia. Masyarakat dapat mengunjungi Puskesmas, Posyandu, dan rumah sakit setempat untuk mendapatkan imunisasi ini.
Selain itu, Widyastuti menyebut ke depannya pemerintah juga membuka kolaborasi dengan pihak swasta yang ingin membuka layanan program gratis tersebut.