Langsung ke konten
News

Dinkes DKI Sebut Ibu Kota Aman dari Varian Omicron Covid-19

Redaksi Diperbarui
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1

KabarJakarta.com -- Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta memastikan Ibu Kota masih aman dari ancaman varian baru Covid-19, Omicron. Pernyataan ini menjawab terkait beredarnya informasi di masyarakat yang menyebutkan ditemukan empat kasus varian virus Corona B.1.1.529 itu di Jakarta.

Dinkes DKI dengan menyatakan bahwa informasi tersebut tidak benar dan dapat dikatakan hoax berdasarkan klarifikasi terakhir Litbangkes Kementerian Kesehatan RI, Rabu (8/12) kemarin.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Widyastuti mengatakan, pihaknya secara aktif melakukan pemeriksaan Whole Genome Sequencing (WGS) setiap hari untuk mendeteksi varian virus Covid-19.

“Setidaknya sudah 2.500 spesimen diperiksa dan 40 persen di antaranya adalah variant of concern, dan sejauh ini tidak ditemukan varian Omicron,” kata Widyastuti seperti dikutip KabarJakarta.com dari situs ppid.jakarta.go.id, Kamis (9/12/2021).

Dijelaskannya, pemeriksaan WGS dilakukan di Litbangkes Kementerian Kesehatan dengan beberapa lab WGS jejaring Litbangkes di DKI Jakarta.

“Hasil pemeriksaan Litbangkes Kemenkes, sampai hari ini belum ditemukan kasus Omicron,” terangnya.

Mengenai kasus ditemukannya klaster positif Covid-19 pada minggu lalu, Widyastuti menjelaskan, orang yang terpapar itu diketahui usai melakukan perjalanan ke luar negeri. Pemeriksaan secara WGS dan Tes, Lacak, serta diisolasi sudah dilakukan. “Hasil WGS bukan merupakan Omicron,” jelas Widyastuti.

Kata Widyastuti lagi, Dinas Kesehatan DKI mengapresiasi kebijakan pemerintah pusat yang memperpanjang masa karantina pelaku perjalanan dari luar negeri selama 10 dan 14 hari untuk mencegah penyebaran varian baru Omicron.

“Penguatan surveilans WGS dan 3 T terus ditingkatkan, selain upaya 6M dan vaksinasi yang optimal,” pungkas Widyastuti. (Gery)

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua