KabarJakarta.com - Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Pembangunan (DPW PPP) Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar Musyawarah Kerja Wilayah (Mukerwil) di Hotel Grand Rohan, Yogyakarta, Minggu (31/1/2022). Hadir seluruh unsur dari partai berlambang Kabah tersebut, di antara Angkatan Mudah Kabah (AMK) yang langsung dipimpin ketua umumnya, Rendhika D Harsono.
Hadir juga di Mukerwil DPW PPP Yogyakarta yaitu Sekjen DPP PPP Arwani Thomafi dan mantan Ketua Umum DPP PPP Romahurmuziy.
Sedangkan dari organisasi sayap, selain AMK, tampak hadie juga perwakilan dari Generasi Muda Pembangunan Indonesia (GMPI), Gerakan Pemuda Kabah (GPK), dan Wanita Persatuan Pembangunan (WPP).
Acara Mukerwil DPW PPP Yogyakarta semakin marak dengan kehadiran Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan dan CEO PolMark Eep Saefullah Fattah.
Yang menjadi pusat perhatian peserta Mukerwil DPW PPP Yogyakarta tersebut adalah Anies Baswedan. Orang nomor satu di Jakarta ini menjadi salah satu narasumber dalam Mukerwil tersebut.
Sontak kehadiran Anies tersebut disambut dengan yel-yel dari peserta. "Anies Presiden, Anies Presiden," teriak peserta Mukerwil DPW PPP Yogyakarta.
"Anies Gaspol," teriak kader AMK Yogyakarta dikomandoi Ketua Umum Rendhika D Harsono dan diiringi dengan takbir sehingga suasana menjadi semakin semarak.
Dalam pidatonya, Anies menyinggung tentang persatuan dan pembangunan. Katanya, yang paling penting dalam sebuah negara adalah nilai persatuan yang berkeadilan.
“Bagi negara kita yang memiliki ribuan suku dan bahasa, persatuan menjadi kunci kebersamaan dalam membangun sebuah negara, dan cara yang paling efektif merawat persatuan adalah dengan cara pembangunan yang merata di seluruh Nusantara," ucap Anies.
Ketua Umum AMK Rendhika D Harsono mengatakan apa yang dikatakan Anies Baswedan sejalan dengan visi dan misi AMK.
“AMK memiliki visi dalam pembangunan bangsa, terutama di kalangan milenial. Karena AMK memiliki banyak kaum miliki yang berpotensi di berbagai bidang dan strategis,” kata Rendhika D Harsono.
Ketua DPP PPP ini melanjutkan, untuk membangun kualitas pemuda yang mumpuni diperlukan kesamaan visi dan misi dari seluruh elemen masyarakat, tidak hanya tanggung jawab pemerintah atau segelintir orang saja.
Dengan tegas Rendhika mengatakan, AMK sangat membuka diri untuk bekerja sama dengan pihak-pihak yang ingin memajukan pemuda Indonesia, tidak terkecuali Anies Baswedan.
“Dengan siapa pun kami siap bekerja sama untuk kepentingan pemuda Indonesia. Apalagi dengan Pak Anies, beliau adalah pemimpin dari kalangan pemuda yang peduli dengan kondisi pemuda Indonesia,” tuturnya.
Soal kehadiran Anies Baswedan di Mukerwil PPP DIY, Rendhika menilai merupakan hal yang wajar, dan tidak perlu didramatisir. Kembali ia katakan, Anies adalah salah satu pemimpin muda yang dimiliki bangsa Indonesia.
“Pemikiran beliau (Anies Baswedan) sangat dibutuhkan oleh bangsa ini. PPP sebagai salah satu partai politik di Indonesia sudah sewajarnya mengajak diskusi Anies Baswedan,” pungkasnya. (SI)