Langsung ke konten
News

Disindir Soal Nonton Bellydance, Dirut PT TransJakarta Berdebat dengan Anggota Komisi B DPRD DKI

Redaksi Diperbarui
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1

KabarJakarta.com -- Anggota Komisi B DPRD DKI dari Fraksi Gerindra Adi Kurnia terlibat adu mulut dengan Direktur Utama PT TransJakarta Moch Yana Aditya. Mereka memperdebatkan seringya kecelakan yang dialami bus TransJakarta.

Debat antara Adi Kurnia dengan Yana Aditya terjadi dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi B DPRD DKI dengan PT TransJakarta, Senin (6/12/2021).

Keributan terjadi saat pimpinan rapat memberikan kesempatan kepada anggota Komisi B mengajukan pertanyaan kepada PT TransJakarta, terkait kerap terjadinya kecelakaan moda transportasi unggulan warga Jakarta tersebut.

Situasi mulai memanas ketika Adi mulai menyinggung soal video rapat PT TransJakarta di Bellydance Jakarta.

“Saya tidak jahat. Saya karena teramat baiknya punya video bapak-bapak nonton belly dance dengan triptis saya diam saja pak. Jadi tidak ada pembahasan,” kata Adi di ruang rapat Komisi B DPRD DKI.

“Kalau bapak-bapak mau jatuh itu gampang caranya. Tiba-tiba handphone saya dikirim video dari masyarakat, yang isinya bapak-bapak lagi panggil operator sambil nonton belly dance,” tambah dia.

Mendengar itu, Yana menginterupsi dengan menanyakan perihal video tersebut.

“Pimpinan mohon izin, saya hanya ingin mengetahui video itu ada atau tidak,” tanya Yana Aditya.

Interupsi itu disahuti oleh Adi. “Ini urusan berorganisasi. Anda jangan dibawa ke hati, enggak usah baper, enggak usah ambekan. Saya bicara soal itu enggak mungkin tanpa bukti,” tegas Adi.

Anggota Komisi B lainnya pun menimpali dan mengritik Yana Aditya. “Pimpinan perusahaan tetapi kok gayanya emosian. Mana mungkin kamu bisa memimpin perusahaan dengan gaya seperti ini,” ucap anggota Komisi B DPRD DKI lainnya, M Taufik Zoelkifli.

“Sudah nyata kesalahan kamu. Enggak usah emosi di sini. Kamu diundang di sini sebagai Dirut, bukan wakil rakyat,” tegas Taufik lagi.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua