Langsung ke konten
News

Disinggung Soal Gajinya Naik, Ketua DPRD DKI Bandingkan dengan Dana Operasional Gubernur

Redaksi Diperbarui
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1

KabarJakarta.com -- Disinggung soal naiknya gaji anggota DPRD DKI Jakarta pada tahun 2022, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi membandingkan dengan dana operasional Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang miliaran rupiah.

Sebagai informasi, alokasi gaji dan tunjangan 106 anggota DPRD DKI naik sebesar Rp26,42 miliar pada 2022 atau menjadi Rp177 miliar dari sebelumnya Rp150,94 miliar.

Kenaikan terjadi pada pos anggaran tunjangan perumahan dan komunikasi.

Politisi PDI-P ini menilai, besaran kenaikan tunjangan yang diterima anggota dewan ini masih wajar. Apalagi bila dibandingkan dengan tunjangan yang diterima oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

“Yang namanya pemerintah daerah itu ada eksekutif dan legislatif. Sekarang kita melihat tunjangan eksekutif, dia (Anies Baswedan) bisa istilahnya ke tengah masyarakat dengan gagahnya,” ujarnya.

"Kami paling kecil dibandingkan eksekutif loh, dinaikkan sedikit untuk kami juga ke masyarakat, membantu masyarakat," lanjut Prasetio.

Untuk itu, Prasetyo menyebut, kenaikkan tunjangan ini bertujuan untuk membantu program pemulihan ekonomi yang dicanangkan pemerintah.

“Kami enggak pegang uang itu, uang itu ke tengah masyarakat, ke pihak ketiga. Sekali lagi, uangnya bukan buat kami, buat masyarakat,” pungkas Prasetyo.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua