KabarJakarta.com -- Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengklaim Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang sudah mulai dilakukan sejak Senin (3/1) kemarin di Ibu Kota berjalan dengan lancar. Katanya, hampir seluruh siswa di Jakarta mengikuti PTM.
“Hari pertama PTM jumlah peserta didik yang hadir mencapai 94 persen dan tenaga pendidik 97 persen,” kata Riza Patria, Kamis (5/1/2021).
Selama dua hari terakhir dilakukanya PTM 100 persen, Riza menyebut belum ada laporan soal penularan Covid-19 di lingkungan sekolah. Ia pun memastikan, PTM 100 persen ini tetap akan dijalankan selama masa PPKM Level 2 yang diterapkan di Ibu Kota sampai dengan 17 Januari 2022.
Ia menjelaskan, untuk menjalankan PTM 100 persen syaratnya pemberian vaksinasi Covid-19 kepada tenaga pendidik dan tenaga kesehatan harus di atas 80 persen, juga lansia di atas 50 persen.
Sementara di Jakarta, tenaga pendidik sudah 89 persen yang diberi vaksinasi dan lansia 70 persen.
“Jadi, Jakarta sangat memenuhi syarat PTM terbatas ini,” terangnya.
Sebanyak 10.429 sekolah di DKI Jakarta menggelar PTM terbatas dengan kapasitas siswa 100 persen mulai Senin (3/1).
Ahmad Riza Patria mengatakan, penerapan PTM 100 persen sesuai dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri dan ketentuan dari dinas terkait.
Kata Riza Patria, penerapan PTM 100 persen bukanlah hal yang mudah. Apalagi saat ini tengah teridentifikasi varian baru Covid-19, Omicron.
Agar pelaksanaan PTM 100 persen berjalan sesuai yang diinginkan, Pemprov DKI meminta pihak sekolah untuk mengedepankan protokol kesehatan (prokes).
“Tentunya tidak mudah bagi kita semua, tapi kami bersyukur pemberian vaksinasi di DKI Jakarta sudah lebih dari 120 persen. Selain itu, PCR kita juga sudah semakin baik, mungkin sudah 10 kali lipat dari standar yang diminta WHO,” tuturnya.
“Kita terus melakukan 3 T di berbagai fasilitas tingkatan. Dan, kami selalu mengingatkan setiap hari bahwa pandemi Covid-19 belum berakhir, masih ada, dan kita tahu Omicron angkanya naik terus di seluruh negara di dunia,” pungkas Riza Patria.