KabarJakarta.com — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta membuka 264 lowongan kerja melalui program padat karya untuk penanganan sampah selama November hingga Desember 2026. Program ini memberi kesempatan bagi warga DKI untuk memperoleh penghasilan sekaligus terlibat langsung dalam menjaga kebersihan lingkungan ibu kota.
Pendaftaran akan berlangsung pada 23–25 Oktober 2026 melalui laman resmi milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, Jakarta.go.id. Peluang ini terbuka bagi laki-laki maupun perempuan yang memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) DKI Jakarta. Masyarakat yang berminat perlu memperhatikan batas waktu pendaftaran karena periode penerimaan hanya berlangsung selama tiga hari.
Kepala DLH DKI Jakarta Dudi Gardesi menjelaskan, program padat karya ini sengaja dirancang untuk memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, sekaligus memperkuat penanganan sampah di Jakarta.
"Program padat karya memberi kesempatan warga DKI untuk mendapatkan penghasilan, sekaligus terlibat langsung dalam penanganan sampah. Kami harap program ini bisa memberikan manfaat ekonomi dan mendukung pengelolaan sampah yang lebih baik di Jakarta," kata Dudi di Jakarta, Jumat (23/10).
264 lowongan untuk 3 jenis pekerjaan
Dari total 264 posisi yang tersedia, DLH DKI Jakarta membaginya atas 3 (tiga) kelompok pekerjaan. Sebanyak 139 orang akan direkrut sebagai petugas pemilah sampah organik dan anorganik, 25 orang sebagai tenaga pendukung atau helper Refuse-Derived Fuel (RDF) Plant, serta 100 orang sebagai petugas pengangkat sampah.
Penempatan peserta difokuskan untuk wilayah kota administrasi Jakarta dan Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu. Lokasi kerja akan mempertimbangkan domisili peserta agar penugasan dapat disesuaikan dengan wilayah tempat tinggal mereka.
Pembagian tersebut memperlihatkan bahwa program ini tidak hanya berfokus pada pengangkutan sampah. Warga juga dilibatkan dalam tahapan pemilahan dan pengolahan, yang menjadi bagian penting dari pengelolaan sampah secara lebih terstruktur.
Petugas pemilah sampah organik dan anorganik, misalnya, mereka akan membantu sebagai pengemudi gerobak motor (germor) mengangkut sampah dari lokasi pengumpulan menuju tempat penampungan sementara (TPS). Mereka juga bertanggungjawab menyiapkan material untuk mesin bubur, membuat lubang biopori, serta membantu proses pengomposan.
Pekerjaan itu mendukung pemisahan sampah berdasarkan jenisnya agar material dapat ditangani sesuai kebutuhan. Sampah organik dapat dimanfaatkan dalam proses pengomposan, sedangkan sampah anorganik dapat dipilah untuk penanganan lebih lanjut sesuai karakteristik materialnya.
Sementara itu, tenaga pendukung RDF Plant akan membantu dalam proses pengolahan sampah menjadi Refuse Derived Fuel (RDF), yakni bahan bakar alternatif yang berasal dari sampah. Pengolahan ini merupakan salah satu upaya memanfaatkan sampah yang memenuhi persyaratan sebagai bahan baku energi alternatif.
Adapun petugas pengangkat sampah akan bertanggung jawab terkait pengangkutan sampah dari lokasi ke kendaraan pengangkut. Mereka juga harus memastikan sampah tidak tercecer selama proses pengangkutan berlangsung, sehingga kebersihan lingkungan tetap terjaga.
Melalui pembagian tugas tersebut, peserta akan membantu pekerjaan lapangan yang dibutuhkan dalam kegiatan pengumpulan, pemilahan, dan pengolahan sampah sehari-hari.
Prioritas bagi warga berpenghasilan rendah
Salah satu hal yang perlu diperhatikan calon pelamar adalah persyaratan pendidikan. DLH DKI Jakarta tidak mewajibkan ijazah atau kualifikasi dengan pendidikan formal tertentu. Dengan demikian, kesempatan kerja ini akan menjangkau masyarakat dari berbagai latar belakang pendidikan.
Meski demikian, pelamar tetap harus memenuhi persyaratan utama, yakni memiliki KTP DKI Jakarta dan mengikuti proses pendaftaran sesuai ketentuan yang ditetapkan. Pendaftaran dilakukan dengan mengisi data diri secara benar dan mengunggah KTP di laman resmi Jakarta.go.id.
DLH juga memberikan prioritas khusus bagi masyarakat yang masuk kelompok desil 1–5. Dalam pengelompokan kesejahteraan, desil merupakan pembagian penduduk berdasarkan tingkat kesejahteraan, dari kelompok dengan kondisi sosial ekonomi relatif lebih rendah hingga lebih tinggi. Desil 1–5 mencakup kelompok masyarakat pada separuh terbawah distribusi kesejahteraan.
Prioritas tersebut menunjukkan bahwa program padat karya tidak hanya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja penanganan sampah, tetapi juga membuka akses penghasilan bagi masyarakat yang lebih membutuhkan.
Tidak adanya persyaratan ijazah akan memperluas kesempatan bagi warga yang memiliki keterbatasan akses pendidikan formal. Untuk pekerjaan lapangan seperti pengangkutan dan pemilahan sampah, pengalaman praktis serta kemampuan menjalankan tugas sesuai arahan menjadi hal penting. Namun, pelamar tetap perlu mengikuti seleksi dan memenuhi ketentuan yang berlaku.
Dudi menegaskan, kebijakan tersebut dimaksudkan agar kesempatan kerja dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.
"Program ini sangat terbuka bagi masyarakat dari berbagai latar belakang pendidikan. Kami memberi prioritas utama untuk warga dengan kelompok desil 1–5, agar kesempatan kerja bisa menjangkau masyarakat yang membutuhkan," tutur Dudi.
Bekerja 2 bulan dengan upah harian
Peserta yang lolos seleksi akan bekerja selama 2 (dua) bulan, yakni pada November hingga Desember 2026. Dalam setiap bulannya, para peserta dijadwalkan bekerja selama 20 hari disertai upah sebesar Rp174.748 per hari.
Jika peserta menjalani seluruh 40 hari kerja yang dijadwalkan, total upah yang diterima mencapai Rp6.989.920 selama dua bulan. Perhitungan ini merupakan estimasi berdasarkan jumlah hari kerja dan tarif harian yang diumumkan, bukan jaminan pendapatan apabila terdapat perubahan jadwal atau ketentuan pembayaran.
Dengan skema tersebut, program padat karya menawarkan kesempatan memperoleh penghasilan dalam periode tertentu. Bagi rumah tangga yang membutuhkan tambahan pemasukan, pendapatan dari pekerjaan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Namun, masyarakat perlu memahami bahwa pekerjaan ini bersifat sementara. Informasi yang tersedia menyebutkan masa kerja selama November–Desember 2026 dan belum menjelaskan adanya perpanjangan kontrak setelah periode tersebut berakhir.
Peluang kerja sekaligus memperkuat penanganan sampah
Pembukaan 264 posisi ini berpotensi membantu mengurangi pengangguran di Jakarta, terutama bagi warga yang membutuhkan akses cepat terhadap pekerjaan tanpa persyaratan pendidikan formal yang tinggi.
Program padat karya dapat menjadi sumber pendapatan sementara bagi masyarakat yang belum memperoleh pekerjaan tetap. Prioritas bagi kelompok desil 1–5 juga berpotensi memperluas akses kerja kepada warga dengan kondisi ekonomi relatif rentan.
Meski begitu, dampaknya terhadap angka pengangguran secara keseluruhan perlu dilihat secara proporsional. Sebanyak 264 posisi merupakan tambahan kesempatan kerja, tetapi belum cukup untuk menyimpulkan bahwa program ini akan menurunkan tingkat pengangguran Jakarta secara signifikan.
Pengaruhnya bergantung pada jumlah pelamar yang diterima, status pekerjaan peserta sebelum mengikuti program, serta peluang mereka memperoleh pekerjaan setelah masa kerja berakhir.
Selain manfaat ekonomi, keterlibatan warga diharapkan membantu memperlancar penanganan sampah harian. Tenaga tambahan diperlukan dalam berbagai tahapan, mulai dari pengumpulan, pemilahan, hingga pengolahan sampah.
Apabila pelaksanaannya berjalan efektif, kegiatan ini dapat mendukung kebersihan permukiman dan ruang publik. Karna itu, Dudi mengajak masyarakat yang memenuhi persyaratan untuk memanfaatkan kesempatan tersebut.
"Kami mengajak warga yang memenuhi kriteria untuk segera memanfaatkan kesempatan berharga ini, dan bersama-sama berperan aktif dalam penanganan sampah di DKI," terangnya.
Bagi calon pelamar, langkah pertama adalah mengakses laman resmi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, mencari pengumuman program padat karya DLH, lalu mengikuti petunjuk pendaftaran yang tersedia. Karena periode pendaftaran hanya berlangsung pada 23–25 Oktober 2026, calon peserta perlu memastikan pengumuman, persyaratan, dan mekanisme pengiriman berkas melalui kanal resmi sebelum mendaftar.