KabarJakarta.com - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Giring Ganesha mengungkapkan ambisinya menjadi Gubernur DKI Jakarta. Padahal sebelumnya dia meniatkan diri maju sebagai capres di Pemilu 2024.
Meski ingin menjadi Gubernur DKI Jakarta, Giring mengaku saat ini dirinya focus untuk memenangkan PSI di Pemilu 2024.
“Saya sih mau suatu hari nanti jadi Gubernur DKI Jakarta. Tapi bukan sekarang kali ya,” kata GIring, Jumat (10/6/2022).
Beberapa waktu lalu Giring pernah menyatakan keinginannya menjadi Presiden RI. Dia berniat maju sebagai capres di Pemilu 2024.
Namun, belakangan dia mengurungkan niatnya maju sebagai capres. Mantan vokalis grup band Nidji ini sadar diri bahwa belum layak dan memilih fokus mendorong kader-kader PSI menyalonkan diri di Pemilu Legislatif (Pileg) 2024.
“Kalau sekarang cita-cita besar saya adalah bagaimana PSI menang di Pemilu 2024. Itu saja dulu,” ujarnya.
Kerap Mengkritik Anies Baswedan
Selama menjabat sebagai Ketua Umum PSI, Giring kerap mengkritik kebijakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Teranyar, dia mengkritik pelaksanaan Formula E Jakarta yang menurutnya masih belum sukses.
Menurut dia, hingar binger dan ramainya penonton yang hadir di sirkuit Formula E di Ancol, Jakarta, tidak bisa dijadikan indikator kesuksesan sebuah acara. Giring menyebut kesuksesan sebuah acara bertaraf internasional harus dilihat dari dampak ekonomi dan sosial ke masyarakat sekitarnya.
Dalam acara HUT PSI ke-7 pada Desember 2021 lalu, Giring mengatakan masa depan Indonesia akan suram apabila Presiden yang terpilih menggantikan Joko Widodo (Jokowi) adalah sosok pembohong yang pernah dipecat Presiden Jokowi.
Saat itu, Giring memang tidak menyebut nama dari orang yang dimaksud tersebut. Namun, PSI selama ini menempatkan sebagai oposisi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, sehingga tidak sedikit orang yang beranggapan pidatonya itu ditujukan kepada Anies.