KabarJakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menentukan lokasi di Jakarta yang akan dijadikan sirkuit ajang lomba balapan mobil listrik Formula E.
Direktur Eksekutif Center for Youth and Population Research (CYPR) Dedek Prayudi menilai hal itu sebagai upaya Gubernur DKI Anies Baswedan untuk cuci tangan.
Pasalnya, kata Dedek, persiapan gelaran Formula semakin hari semakin tidak jelas.
“Itu dilakukan sebagai upaya Anies untuk memberikan kotoran yang dibuatnya sendiri ke Presiden Jokowi,” kata Dedek Prayudi, kemarin.
Dedek pun mengapresiasi langkah yang diambil Presiden Jokowi, yakni tidak mau ikut campur soal Formula E. Mengingat, persiapan Formula E tidak berjalan sebagaimana mestinya.
“Menurut saya, sikap pemerintah pusat sudah tepat, tidak mau ikut bertanggung jawab atas carut-marutnya persiapan Formula E,” ujarnya
Sebelumnya diketahui, Presiden Jokowi secara tegas menolak Formula E digelar di Monas, Jakarta Pusat. Setelah mendapat penolakan itu, pihak penyelenggara Formula E kebingungan menentukan pengganti lokasi sirkuit Formula E.
Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo, yang didaulat oleh Anies Baswedan sebagak Steering Committee Formula melemparka pernyataan bawa Presiden Jokowi merupakan sosok yang tepat untuk menentukan lokasi sirkuit Formula E.