Langsung ke konten
News

Ganjar Pranowo Dilaporkan ke KPK, Kasus Korupsi e-KTP Diungkit Lagi

Redaksi Diperbarui
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1

KabarJakarta.com -- Setelah melaporkan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), terbaru Presidium Poros Nasional Pemberantasan Korupsi (PNPK) melaporkan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

PNPK melaporkan Ganjar dengan kasus dugaan keterlibatan dalam korupsi proyek e-KTP.

Presidium PNPK, Adhie Massardi mengatakan, tujuan dari pelaporan ini adalah supaya orang-orang yang berpotensi maju di Pilpres 2024 bersih dari kasus korupsi.

“Dari kasus-kasus ini ada sejumlah nama di dalamnya yang kami laporkan. Contoh kandidat capres yang ramai sekarang ini,” kata mantan juru bicara Presiden RI era Abdurraham Wahid (Gus Dur) seperti dikutip dari tayangan YouTube Kompas TV, Jumat (7/1/2022).

Adhie menyebut mempertanyakan keterlibatan Ganjar Pranowo dalam kasus korupsi proyek e-KTP yang menjerat mantan Ketua DPR RI Setya Novanto.

“Apakah betul dia (Ganjar Pranowo) terlibat kasus korupsi e-KTP atau tidak? Ini harus dibahas juga,” ucapnya.

Menanggapi itu, Ganjar Pranowo menanggapinya dengan singkat.

“Aku kudu ngomong opo? (aku harus ngomong apa ya?,” ucap Ganjar saat ditemui di rumah dinasnya, Jumat (7/1/2022).

Sebelumnya Presidium PNPK melaporkan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dalam dugaan kasus korupsi RS Sumber Waras, pembelian lahan di Cengkareng, Jakarta Barat, dan lainnya.

Selain dua pejabat negara itu, Presidium PNPK juga melaporkan Menteri BUMN Erick Thohir, Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua