Langsung ke konten
News

Gerindra Pecat Taufik, Anies Terseret-seret

Redaksi Diperbarui
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1
KabarJakarta_Default_ImageNews-250x190-1

KabarJakarta.com - Partai Gerindra memecat M Taufik sebelum yang bersangkutan lebih dulu mengundurkan diri. Pencopotan ini diawali dengan melengserkan Taufik dari kursi Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta.

“Ada lima anggota Majelis Kehoramat Partai (MKP) yang semuanya sepakat memutuskan saudara Taufik dipecat sebagai kafer Partai Gerindra,” kata Wakil Ketua Mahkamah Partai DPP Partai Gerindra Wihadi Wiyanto di DPP Partai Gerindra di kawasan Ragunan, Pasar Minggu, Selasa (7/6/2022).

Dia menjelaskan, keputusan memecat Taufik diambil melalui sidang. Taufik dinilai menyalahi kesepakatan sidang pada Februari 2022 lalu. Wihadi menyebut M Taufik pada sidang saat itu menyatakan loyal kepada partai, tapi pada praktiknya tidak loyal.

“Melihat adanya ketidak loyalan daripada saudara Taufik ini dan juga menyalahi dari apa yang sudah disampaikan pada 21 Februari lalu di mana dia mengatakan akan tetap dengan Partai Gerindra, tetapi pada kenyataannya dia bermanuver-manuver, dia mengatakan akan mundur,” ujar Wihadi.

Tidak Terkait Dukungan Terhadap Anies Baswedan

Meski alasan pemecatan M Taufik dari Gerindra karena dianggap tidak loyal terhadap partai, namun Wihadi menegaskan bukan karena yang Taufik disebut-sebut mendukung pencalonan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai capres.

“Enggak itu. Kita secara internal sudah memutuskan adanya ketidakloyalan. Karena memang dia tidak loyal,” jelasnya.

Soal rencana kepindahan Taufik ke NasDem, dia mengungkapkan bahwa saat disidang mahkamah partai, Taufik menyatakan tidak akan pindah dari Gerindra.

“Sekarang dia bilang akan pindah partai lain, berarti dia berbohong. Itu adalah kebohongan yang seharusnya tidak boleh dilakukan. Ada pasalnya kalau dia tidak boleh berbohong, apalagi dia disumpah,” tuturnya.

Sebelumnya, M Taufik membenarkan soal rencana kepindahan dirinya ke Partai NasDem.

“Insya Allah kali, ya,” kata M Taufik setelah menghadiri pelantikan Rani Mauliany sebagai Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Fraksi Gerindra menggantikan dirinya, Kamis (2/6).

Taufik menyebutkan, dirinya akan pindah ke NasDem setelah dirinya mengundurkan diri sebagai anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi Gerindra.

Dia mengungkap alas an dirinya berencana pindah ke Partai NasDem, karena partai tersebut merupakan partai nasionalis.

“Memang semua berdasarkan Pancasila, tapi gerakan di partai itu bisa kita lihat mana gerakan yang bertumpu daripada agama, mana yang bertumpu pada gerakan nasionalis,” tuturnya.

"Nah, saya kan berangkatnya dari partai nasionalis. Pasti kalau mau bergeser pun, kecenderungannya ke partai nasionalis,” tambahnya.

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua