KabarJakarta.com - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengaku disarankan oleh Menteri Pertahanan (Menhan) yang juga Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, untuk maju di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jakarta. Seberapa besar elektabilitas Gibran di survei Pilgub DKI Jakarta?
Nama Gibran memang kerap wara-wiri di bursa Pilgub DKI. Putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu juga muncul di sejumlah survei soal Pilgub DKI Jakarta.
Di survei Pilgub DKI Jakarta, elektabilitas Gibrang memang tak moncer. Berdasarkan hasil survei Centre for Strategic and International Studies (CSIS), Gibran hanya mampu bertengger di posisi ke-7 dalam simulasi 10 nama Calon Gubernur (cagub) yang diajukan.
Survei dilakukan pada 29 Maret-12 April 2022 dengan jumlah sampel 170 orang yang terdiri atas peneliti, akademisi, wartawan, birokrat, hingga politikus.
Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara tatap mula 110 orang, dan sisanya 60 orang dilakukan secara virtual. Kendali mutu dilakukan dari perekrutan enumerator, pelaksanaan training, pengumpulan data, hingga validasi dan verifikasi data.
CSIS mengajukan 10 nama tokoh yang dipandang memiliki kualifikasi memimpin Jakarta ke depan. Sepuluh nama yang diuji harus memiliki tiga kriteria, yakni pengalaman birokrasi dan kepemimpinan, popularitas, serta dukungan partai politik yang berpeluang mengusung atau membentuk koalisi pencalonan.
Responden diberikan skala 1-10 untuk menilai 10 tokoh yang diajukan. Hasilnya, Ridwan Kamil menjadi tokoh teratas, kemudian disusul Erick Thohir dan Tri Rismaharini.
Berikut ini lengkap 10 tokoh yang diuji dengan penilaian masing-masing:
1. Ridwan Kamil 7,11
2. Erick Thohir 6,99
3. Tri Rismaharini 6,78
4. Sandiaga Uno 6,76
5. Emil Dardak 6,20
6. Hendar Prihadi 5,92
7. Gibran Rakabuming Raka 5,87
8. Ahmad Riza Patria 5,57
9. Nusron Wahid 5,45
10. Ahmad Sahroni 5,06.