KabarJakarta.com - Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah tinggal hitungan hari. Jumlah pemudik yang melintas di Jalan Raya Kalimalang, Jakarta Timur terus mengalami peningkatan setiap harinya, terutama pemudik yang mengendarai sepeda motor.
Sebelumnya, pemerintah Indonesia memprediksikan puncak arus mudik akan terjadi pekan depan, yakni tanggal 27-29 April 2022.
Berdasarkan pantauan di Pos Pelayanan Lebaran 2022 Simpang Pangkalan Jati Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu (24/4/2022) pukul 22.00 WIB, terlihat beberapa pemudik sudah mulai bergegas meninggalkan Jakarta melalui Jalan Raya Kalimalang. Jalur ini merupakan penghubung menuju kawasan Pantura.
Anto, salah seorang pemudik, mengatakan dirinya akan menempuh perjalanan selama delapan jam menuju Bumiayu, Jawa Tengah.
“Kalau enggak macet, waktu perjalanan delapan jam sampai kampung,” kata Anto.
Dia mengaku sengaja memilih perjalanan pada malah hari, dengan alasan biasanya titik macet terjadi di kawasan Cikampek pada siang hari.
Meski begitu, pastinya kata Anto lagi, dirinya senang bisa kembali mudik Lebaran ke kampung halamannya karena selama dua tahun berturut-turut dirinya tidak mudik karena pemerintah melarang akibat pandemi COVID-19.
“Senang banget, karena dua tahun enggak bisa mudik. Sekarang ini serunya lebih terasa,” ujarnya.
Kepada arus lalu lintas di simpang Pangkalan Jati, Jakarta Timur mengalami peningkatan. Meskipun pemerintah telah menganjurkan untuk tidak menggunakan sepeda motor sebagai sarana mudik Lebaran.