KabarJakarta.com -- Pemprov DKI Jakarta menyiagakan ratusan petugas hingga peralatan sebagai persiapan antisipasi puncak musim hujan dan rob. Total ada 170 petugas yang akan disebar di tiap kelurahan dan kecamatan yang ada di lima kota administrasi.
Selain itu, Pemprov DKI juga menyediakan ratusan alat pendukung, di antaranya perahu karet, senter jinjing, tenda pengungsi, hingga velbed untuk mengantisipasi puncak musim hujan yang diprediksi terjadi pada Januari hingga Februari 2022 mendatang.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, sumber daya manusia dan perlatan yang telah didistribusikan agar dapat diberdayakan secara maksimal, sehingga penanganan bencana banjir dapat dilakukan secara cepat, tepat dan akurat.
Ia menyebut ada dua indikator utama penanganan bencana banjir yang dicanangkan Pemprov DKI.
“Pertama, banjir atau genangan bisa surut dalam kurun waktu tujuh jam setelah hujan selesai. Kemudian, bencana banjir tidak menimbulkan korban jiwa,” kata Ahmad Riza Patria dalam pers rilisnya secara tertulis yang diterima KabarJakarta.com, Kamis (30/12/2021).
Kedua, lanjut Riza Patria, indikator ini merupakan arahan langsung dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat Apel Kesiapsiagaan menghadapi musim hujan pada 13 Oktober 2021 lalu.
“Prioritas Pemprov DKI Jakarta dalam penanggulangan bencana ada dua hal, yaitu memastikan tidak ada korban jiwa, mitigasi bencana melalui Siaga, Tanggap dan Galang,” ungkapnya.
“Kedua, recovery. Percepatan memulihkan kondisi kembali normal sehingga semua yang terdampak dapat menjalani kehidupan yang biasa dengan baik,” tambahnya.
Riza Patria memberikan mengapresiasi kepada pihak-pihak yang selama ini sudah berkolaborasi dengan Pemprov DKI mengatasi bencana banjir yang terjadi di ibu kota.
“Teruslah berbuat kebaikan dan bantuan kepada masyarakat. Terutama pada masa pandemi Covid-19 dan kegiatan lainnya dalam upaya mitigasi risiko bencana yang bisa datang kapan saja,” ucapnya.
Tak lupa ia mengingatkan mengingatkan bahwa kunci keberhasilan penanganan banjir di Jakarta mengacu pada tiga kata kunci, yaitu Siaga, Tanggap, dan Galang.
Terpenting juga, di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, para petugas untuk tetap menerapkan protokol kesehatan 5M.
Berikut rincian sarana pendukung yang disiapkan Pemprov DKI Jakarta:
- Perahu PE 230 unit
- Ring Buoy 460 buah
- Senter Jinjing 1.000 buah
- Tenda Pengungsi 70 unit
- Velbed 720 buah
- Bilik Isolasi 700 buah